Kamis, 24 Mei 2012
BMKG Prakirakan Gelombang Laut Di Perairan Bengkulu Hingga 1,8 Meter
Senin, 30 Mei 2011 04:05
AddThis Social Bookmark Button

Bengkulu, 30/5 (SIGAP) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan gelombang laut di perairan Bengkulu selama 12 jam ke depan tingginya berkisar antara satu hingga 1,8 meter. Kondisi ini lebih rendah dari sebelumnya mencapai tinggi 2 meter.

Analisis BMKG Stasiun Fatmawati Soekarno Bengkulu Rosyidah, Senin (30/5) mengatakan, angin di wilayah itu akan berhembus dari arah Timur hingga Barat dengan kecepatan antara 05-15 knots.

Gelombang di perairan Enggano tingginya berkisar antara 1,3 hingga 2,2 meter dan gelombang di samudra Hindia barat Bengkulu tingginya antara 1,5 hingga 2,5 meter.

Angin di samudra hindia Barat Bengkulu berpeluang berhembus dari arah Timur hingga Tenggara dengan kecepatan antara 07 sampai dengan 20 knots, sedangkan angin di perairan Enggano berhembus dari arah Tenggara sampai dengan Barat daya dengan kecepatan antara 07-17 knots.

Dari citra satelit cuaca terlihat daerah liputan awan dan hujan berada di wilayah pesisir Sumatera bagian Utara hingga Sumatera Barat dan Samudera Hindia Barat Aceh hingga Barat Mentawai.

Angin di wilayah Bengkulu pada umumnya bertiup dari arah Timur hingga Barat dengan kecepatan antara 08 sampai dengan 28 kilometer perjam atau sekitar 05 - 15 knots.

Cuaca di wilayah Bengkulu 12 jam ke depan diperkirakan cerah dan berawan, namun di wilayah Kabupaten Rejang Lebong berpotensi turun hujan ringan pada malam hari, suhu udaranya antara 23-32 derajat celcius dan kelembabannya antara 58-96 persen.

Seorang pengrajin ikan asin di kawasan Pelabuhan Plau Baai Bengkulu Nasir mengatakan sejak gelombang rendah saat ini produksi tangkapan nelayan cukup lumayan dan bisa memenuhi kebutuhan bahan baku.

Sekarang setiap hari mendapat pasokan rata- rata satu ton ikan basah dari para nelayan, sedangkan ikan berkualitas ekspor sudah dijual ke pedagang besar dan dikirim langsung ke Medan, katanya.

Sekarang stok ikan asin miliknya mulai meningkat, sedangkan sasaran pangsa pasarnya masih pelanggan dari Pagar Alam, Lahat dan Muara Enim, Sumsel termasuk di sepanjang jalan lintas Sumatra wilayah Provinsi Jambi, katanya. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita