Kamis, 24 Mei 2012
Akibat Hujan 3 Rumah Di Liliboi Tertimbun Longsor
Jumat, 27 Mei 2011 16:32
AddThis Social Bookmark Button

Ambon, 27/5 (SIGAP) - Sebanyak tiga unit rumah warga di desa Liliboi, kecamatan Leihitu Barat, pulau Ambon tertimbun longsor akibat hujan sejak Kamis (26/5) malam hingga Jumat petang, tapi tidak menimbulkan korban jiwa.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku, Kilfy Wakanno, di Ambon, Jumat malam, mengatakan, satu rumah rusak total akibat material longsoran dari lereng gunung dan dua lainnya rusak parah.

"Kami telah menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada keluarga korban bencana longsor tersebut, ujarnya.

Hujan dengan intensitas tinggi tersebut mengakibakan longsor menutup akses jalan ke sejumlah desa di kecamatan Leihitu Barat.

Desa tersebut meliputi Hatu - Liliboi - Alang - Wakasihu - Larike - Asililu.

"Akses jalan dari bandara internasional Pattimura di desa Laha, kecamatan Teluk Ambon ke enam desa tersebut juga tertutup akibat meluapnya sungai Air Manis sehingga pengelola maupun pengguna angkutan kota, mobil pribadi dan sepeda motor diimbau tidak menyeberang," kata Kilfy.

BPBD Maluku juga melakukan pemantauan di kecamatan Leihitu Timur dan mencatat warga dusun Mamua terpaksa mengungsi akibat banjir dari arah gunung Hatiwe Besar.

"Warga yang rumahnya berada di bantaran sungai terpaksa mengungsi ke rumah kerabat guna mengantisipasi korban jiwa yang tidak diinginkan," tegasnya.

Pihak BPBD juga secara intensif menginventarisasi kerusakan rumah penduduk serta fasilitas umum maupun sosial guna menyampaikan laporan ke Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu, BNPB dan kementerian serta lembaga teknis lainnya di pusat agar nantinya bisa dibantu setelah berakhirnya musim hujan.

"Kami tidak bisa berbuat apa-apa saat musim hujan yang diperkirakan hingga Juli atau Agustus 2011 untuk pembangunan fisik karena mubazir," ujarnya.

Musim hujan sejak 30 April 2011 telah mengakibatkan seorang warga Batugantong, kecamatan Nusaniwe yakni Febby Linda Kuruwal meninggal tertimpa longsor. (laporan panji al husen/ant)

 

Arsip Berita