Kamis, 24 Mei 2012
Dinkes Bangka Canangkan Puskesmas Berstandar ISO 9001-2008
Kamis, 26 Mei 2011 02:14
AddThis Social Bookmark Button

Sungailiat, Bangka 26/5 (SIGAP) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung (Babel), mencanangkan Puskesmas berstandar ISO 9001-2008 untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat setempat.

Kabid Pelayanan Medik Dinkes Bangka, Nurhasanah di Sungailiat, Kamis (26/5) mengatakan, pada 2011, Dinkes sudah mencanangkan dua dari 11 unit Puskesmas di Bangka mendapatkan sertifikat ISO 9001-2008.

Dirinya menjelaskan, Puskesmas berstandar ISO merupakan puskesmas yang memiliki sejumlah kualitas pelayanan dan fasilitas medis setara dengan rumah sakit daerah (RSUD).

"Pada tahun ini, dua Puskesmas yang dicanangkan dalam tahap penilaian sertifikat ISO yaitu Puskesmas di Kecamatan Sungailiat dan Belinyu, sementara delapan Puskesmas lainnya dalam tahap pembenahan dalam peningkatan pelayanan kesehatan kepada warga," ujarnya.

Dirinya mengatakan, untuk menerima sertifikasi ISO 9001-2008 ada beberapa standarisasi yang harus dipenuhi di antaranya penyimpanan obat yang sesuai dengan standar suhu yang ditetapkan, tingkat sumber daya manusia tenaga kesehatan, penjagaan masa kedaluwarsa, serta pemenuhan gudang obat berstandar Internasional sehingga menghasilkan pelayanan yang maksimal.

"Mudah-mudahan pada 2012, dua Puskesmas tersebut sudah mendapatkan sertifikat ISO dari Badan Kesehatan Internasional," ujarnya.

Menurutnya, dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat perlu mengacu pada sistem manajemen mutu berstandar Internasional.

"Saat ini, kami sedang membenahi sistem di Puskesmas terkait bagaimana SDM memanfaatkan peralatan medis dan sarana lainnya untuk mendukung terciptanya sistem mutu yang berstandar Internasional," ujarnya.

Dirinya mengatakan, peningkatan mutu pelayanan Puskesmas ini untuk pembangunan kesehatan warga, dalam mendukung tercapainya tujuan pembangunan kesehatan nasional yakni meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat agar terwujud derajat kesehatan yang optimal.

"Kami memiliki komitmen untuk dapat memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas sesuai standar yang ditetapkan dan bertekad meningkatkan kepatuhan petugas sesuai standar prosedur yang disusun berdasarkan referensi dan peraturan yang berlaku," ujarnya.

Selain itu, kata Nurhasanah, dalam peningkatan mutu Puskesmas, Dinkes membentuk Tim Pengedalian Mutu yang bertugas memantau pelayanan tenaga medis di Puskesmas kepada pasien, apakah pelayanan dan peralatan sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan apa belum dan apabila memenuhi standar akan dilakukan pembinaan lebih lanjut.

"Untuk menjaga kualitas mutu dan layanan, nantinya ada internal audit yang bertanggung jawab memantau secara internal maupun eksternal. Konsekuensinya, seluruh staf dari jajaran yang paling bawah sampai dengan paling atas harus saling mendukung agar pada pelaksanaannya sesuai kriteria standard yang ditetapkan," ujarnya. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita