Kamis, 24 Mei 2012
BMKG Jateng Prakirakan ROB Di Semarang Capai 1,2 Meter
Selasa, 24 Mei 2011 09:28
AddThis Social Bookmark Button

Semarang, 24/5 (SIGAP) - Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Jawa Tengah memprakirakan puncak air pasang laut (rob) pada bulan Mei 2011 terjadi pada Selasa (24/5) dengan ketinggian mencapai 1,2 meter.

"Puncak ketinggian rob 1,2 meter tersebut terjadi pada pukul 12.00 WIB hingga 15.00 WIB," kata petugas prakiraan cuaca BMKG Maritim Jateng, Wahyu Sri Mulyani, di Semarang, Selasa (24/5).

Wahyu Sri Mulyani mengatakan bahwa rob selalu terjadi setiap bulannya, tetapi biasanya tertinggi pada tiga bulan, yakni April, Mei, dan Juni.

"Setiap bulan rob ada, tetapi dengan ketinggian berbeda-beda," katanya.

Ketinggian rob bisa hanya 20 centimeter hingga tertinggi 1,2 meter (terjadi pada Selasa, 24 Mei 2011).

Sri Lestari (50), warga RT 1 RW 3 Kelurahan Kemijen, Kecamatan Semarang Timur, yang ditemui di rumahnya mengatakan bahwa tahun ini ketinggian air rob lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Kalau tahun-tahun sebelumnya, air rob masuk rumah bisa surut. Tahun ini air rob yang masuk rumah tidak bisa cepat surut," katanya.

Sri Lestari mengaku sejak pascalebaran, rumahnya selalu terendam air rob dan tidak pernah surut, padahal lantai rumah sudah diurug hingga empat kali.

"Karena sering terpeleset dan lelah membersihkan lantai dengan memberi obat antilumut, akhirnya kami putuskan untuk mengurugnya kembali," kata Ibu lima anak ini sesaat setelah membayar tukang pengusung tanah.

Sri Lestari untuk urugan tanah kali ini, dirinya membutuhkan tanah lebih banyak karena jika sedikit, tentu kalah cepat dengan ketinggian air rob.

"Jadi sebenarnya tempat yang ini sudah diurug dan menjadi tempat untuk mengamankan barang jika terjadi rob. Akan tetapi, sekarang justru tidak aman dari rob," katanya.

Hal sama juga diakui Andriati (72) yang juga tengah mengurug lantai rumahnya. Ia mengatakan, jika dirinya tidak ikut mengurug sementara tetangga sekitar mengurug, air rob akan lari ke rumahnya. (laporan sofyan/ant)

 

Arsip Berita