Kamis, 24 Mei 2012
Pemkab Boytolali Akan Terima Dana Jampersal Rp2,1 Miliar
Selasa, 24 Mei 2011 09:18
AddThis Social Bookmark Button

Boyolali, 24/5 (SIGAP) - Kabupaten Boyolali dalam waktu dekat bakal menerima kucuran bantuan dana senilai Rp2,1 miliar melalui program jaminan persalinan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali Yulianto Prabowo, di Boyolali, Jawa Tengah, Senin mengatakan, program jaminan persalinan (Jampersal) tersebut dari Kementerian Kesehatan untuk membantu ibu-ibu melahirkan dengan biaya gratis.

"Dana Jampersal itu, diperkirakan pekan depan sudah kucurkan dari pusat," katanya.

Menurut Yulianto, untuk Boyolali alokasinya sebanyak 5.000 orang dengan tidak membedakan apakah mereka berasal dari keluarga mampu atau keluarga miskin.

Program Jampersal tersebut dilakukan dengan menjalin kerja sama dengan Asuransi Kesehatan (Askes) dan rumah bersalin.

Menurut Yulianto, syaratnya hanya mengikuti program keluarga berencana Mantap.

Namun, bagi pasien yang baru kelahiran anak pertama, cukup mengikuti KB untuk jeda jangka waktu kehamilan.

Jampersal sendiri, katanya, merupakan program pemeriksaan kehamilan (antenatal), persalinan, dan pemeriksaan masa nifas.

Menurut Yulianto, layanan tersebut ditujukkan untuk semua wanita hamil dan melahirkan dari semua golongan dengan catatan mereka mau menerima fasilitas dari Jampersal atau pelayanan kelas tiga.

Oleh karena itu, katanya, tidak ada pengecualian pelayanan dalam Jampersal tersebut.

Semua wanita hamil dan melahirkan dari golongan mampu ataupun tidak mampu berhak menikmati fasilitas itu, katanya.

Program Jampersal tersebut, kata Yulianto, hanya melayani proses persalinan normal, sedangkan untuk proses persalinan dengan operasi, akan ditangani di rumah sakit.

Bagi warga miskin, proses persalinan dengan operasi bisa dibiayai lewat program Jamkesda maupun Jamkesmas bagi yang sudah terdaftar namnya.(laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita