Kamis, 24 Mei 2012
Walikota: PNPM MP Tanjungpinang Prioritaskan Pengentasan Kemiskinan
Selasa, 24 Mei 2011 05:47
AddThis Social Bookmark Button

Tanjungpinang, 24/5 (SIGAP) - Kegiatan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan Tanjungpinang, Kepulauan Riau tahun 2011 prioritas untuk mengentaskan kemiskinan penduduk yang mencapai 9.365 jiwa.

"Seiring dengan strategi nasional penanggulangan kemiskinan (SNPK), Kota Tanjungpinang juga melakukan hal nyata diorientasikan membantu masyarakat kurang mampu salah satunya melalui program PNPM MP," kata Wali Kota Tanjungpinang, Suryatati A Manan, Senin (23/5).

Saat membuka musyawarah prioritas kegiatan PNPM MP di Tanjungpinang, Suryatati menyebutkan, Kota Ttanjungpinang merupakan salah satu kota pemanfaat program nasional itu sejak 2006 yang dulunya diberi nama Program penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP).

"Tidak hanya sebagai pemanfaat, tetapi pemerintah daerah juga berpartisipasi aktif dengan mengalokasikan biaya operasional pendampinang, juga dana bantuan langsung yang bersumber dari APBD setiap tahun," katanya.

Menurut dia, koordinasi antarelemen terkait dan konsistensi evaluasi serta monitoring menjadi hal yang harus dilakukan agar program tersebut lebih meningkat baik dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Melalui musyawarah prioritas kegiatan PNPM MP diharapkan semua kegiatan yang akan dilakukan benar-benar merupakan hal mendesak, sehingga perlu dilaksanakan segera, terutama pengutamaan warga kurang mampu atau miskin sebagai pemanfaat program secara khusus," katanya.

Suryatati juga menyebutkan, masalah tunggakan pinjaman bergulir dalam evaluasi PNPM tahunan beberapa waktu lalu masih tinggi di beberapa kelurahan, sehingga diperlukan pemantauan kegiatan agar perkembangannya setiap bulan produktif atau stagnan.

"Data warga miskin yang benar juga diharapkan untuk merealisasikan bantuan, agar penanggulangan kemiskinan dapat terukur keberhasilan atau kekurangannya. Jika memang belum dianggarkan dalam APBD bisa dianggarkan kedepan," ujarnya.(laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita