Kamis, 24 Mei 2012
Bupati Lebak Imbau Petani Gunakan Pupuk Organik
Selasa, 24 Mei 2011 05:44
AddThis Social Bookmark Button

Lebak, 23/5 (ANTARA) - Bupati Lebak, Provinsi Banten, H Mulyadi Jayabaya mengimbau petani menggunakan pupuk organik pada musim tanam kedua Mei 2011 karena dapat meningkatkan produktivitas dan harganya lebih murah.

"Kami tidak henti-henti mengajak petani menggunakan pupuk organik, selain bisa meningkatkan produktivitas juga harganya relatif murah," katanya di Rangkasbitung, Senin (23/5).

Penggunaan pupuk organik yang terbuat dari kompos telah membuktikan produksi musim panen Februari-Maret rata-rata 10 ton gabah kering pungut (GKP).

Padahal, apabila petani menggunakan pupuk anorganik dipastikan produksi mencapai 5,9 ton (GKP).

Karena itu, pihaknya meminta petani membiasakan menggunakan pupuk organik yang bahannya dari kotoran ternak. Selain itu pembuatan pupuk organik begitu mudah.

Menurutnya, penggunaan pupuk organik menguntungkan petani karena produksi meningkat dibandingkan jika menggunakan pupuk bersubsidi.

Saat ini, kata Mulyadi, penggunaan pupuk organik yang memanfaatkan kotoran sapi dan kerbau mendapat perhatian pemerintah daerah.

Bahkan, Menteri Pertanian Suswono saat panen perdana penggunaan tanaman padi yang menggunakan pupuk semi organik di Kelompok Tani Sukabungah, Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, memberikan apresiadi produksi mencapai 10 ton GKP.

"Saya minta pada musim tanam kedua ini seluruh petani menggunakan pupuk organik," ujarnya.

Ketua Kelompok Tani Sukabungah Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak Yana mengakui petani di sini sudah menggunakan pupuk semi organik sehingga setiap panen menguntungkan usaha tani padi sawah.

"Setelah menggunakan pupuk semi organik penghasilan kami bisa mencapai Rp12 juta per hektare," katanya. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita