Kamis, 24 Mei 2012
Tim Ekspedisi Bukit Barisan Temukan 216 Hektare Lahan Kritis
Selasa, 24 Mei 2011 05:32
AddThis Social Bookmark Button

Medan, 23/5 (ANTARA) - Tim ekspedisi Bukit Barisan menemukan 216 hektare lahan kritis di sekitar Gunung Sinabung, Kabupaten Tanah Karo, Provinsi Sumatera Utara yang diperkirakan lokasi bekas eksploitasi hutan.

Temuan lahan kritis diketahui dari laporan Komandan Sub Korwil Ekspedisi Bukti Barisan Mayor Inf Suwondo ketika bertemu dengan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho di Medan, Senin.

Mayor Suwondo mengatakan, tim ekspedisi yang merupakan gabungan dari Kopassus, Kostrad, "Wanadri" atau Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung, dan prajurit Kodam I Bukit Barisan telah berada di hutan Sumut sekitar tiga bulan.

Pihaknya menemukan berbagai kondisi dan informasi yang kurang menggembirakan seperti 216 hektare lahan kritis yang berada di Desa Bekerah, Kecamatan Naman Teran, Tanah Karo.

Sebagai tim ekspedisi, pihaknya telah melakukan pemeliharaan lahan dan reboisasi dengan menanam 11.753 batang pohon dalam dua bulan terakhir.

Dirinya menambahkan, ahli geologi dalam tim ekspedisi itu juga telah meneliti kondisi hutan, tanah, dan geografis di sekitar Gunung Sinabung.

Dari hasil penelitian itu, pihaknya telah menyampaikan sejumlah rekomendasi, termasuk kemungkinan terjadinya bencana longsor di sekitar Gunung Sinabung.

"Rekomendasi itu telah kami sampaikan ke bupati (Bupati Tanah Karo, Kena Ukur Surbakti, red)," katanya.

Mendapatkan informasi itu, Plt Gubernur Gatot Pujo Nugroho memerintahkan Kepala Dinas Kehutanan Sumut JB Siringoringo untuk mengoordinasikan program rehabilitasi lahan, termasuk dengan tim ekspedisi Bukit Barisan.

Bahkan, Gatot Pujo Nugroho mengaku ingin mengetahui kondisi itu secara langsung dengan mengikuti kegiatan dan rute yang dilalui tim ekspedisi Bukit Barisan.

"Nanti akan kami koordinasikan dengan Korem (023/Kawal Samudera)," katanya. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita