Kamis, 24 Mei 2012
Empat Tiang Listrik Tumbang Akibat Hujan Deras
Selasa, 24 Mei 2011 03:34
AddThis Social Bookmark Button

Jambi, 24/5, (SIGAP) - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Jambi dan sekitarnya Senin sore menumbangkan empat tiang listrik di wilayah setempat.

Berdasarkan pantauan  tiang listrik yang tumbang itu berada di lokasi berbeda yaitu satu tiang di Jalan Sumantri Brojonegoro, dua tiang di jalan Kampus Pinang Masak dan satu tiang di seputaran wilayah Buluran.

Akibat tumbangnya tiang listrik ini mengakibatkan pemadaman listrik di sekitar wilayah tumbangnya tiang tersebut.

Di lokasi Jalan Sumantri Brojonegoro, tak hanya tiang listrik saja yang tumbang, dua pohon besar juga tumbang dan menimpa satu rumah makan hingga ringsek.

Disekitarnya pun, beberapa papan reklame yang berukuran besar banyak bertumbangan. Akibatnya, jalan menjadi macet lantaran dihalangi oleh tinag listrik dan pohon yang tumbang.

"Pas hujan lebat ditambah hujan kencang tadi, tiba-tiba pohon rubuh dan mati lampu," kata Joko, warga sekitar lokasi.

Di lokasi, tampak petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang tengah memperbaiki tiang listrik yang tumbang. Haramen, petugas distributor PLN Cabang Jambi yang ada di lokasi membenarkan ada empat lokasi tiang listrik yang tumbang.

Dirinya bersama petugas lainnya akan memperbaiki kerusakan tersebut hingga tuntas. Namun dia belum bisa menjanjikan akan diselesaikan malam ini juga.

"Kita lihat kerusakannya dulu. Belum bisa kita janjikan akan selesai malam ini juga," ungkapnya.

Menurut dia, listrik di beberapa wilayah di Kota Jambi akan padam hingga waktu yang belum ditentukan.

Sebab, jika kerusakan bisa diperbaiki, maka listrik akan bisa dialiri kembali. "Doakan saja bisa cepat kita perbaiki," katanya.

Sementara, anggota DPRD Provinsi Jambi, Hasan Ibrahim yang secara kebetulan ada di lokasi meminta kepada pihak PLN untuk mengganti tiang-tiang listrik yang sudah uzur.

Dirinya juga minta kepada Dinas Kebersihan Kota Jambi untuk menebang pohon-pohon tua, yang masih banyak berada di pinggir jalan utama.

Hujan yang berlangsung sekitar dua jam itu, tak hanya menumbangkan listrik dan pohon-pohon besar.

Beberapa titik jalan juga tergenang air limpahan drainase yang cukup tinggi. Akibatnya, jalan menjadi macet, lantaran kendaraan harus melewati air yang tingginya mencapai sekitar 40 centimeter. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita