Kamis, 24 Mei 2012
DPRD Himbau Petani Nasabah KUR Lebih Bertanggungjawab
Selasa, 24 Mei 2011 03:14
AddThis Social Bookmark Button

Manado, 24/5 (SIGAP) - Kalangan petani dan nelayan yang menjadi nasabah bank penyelenggara Kredit Usaha Rakyat (KUR), diimbau untuk lebih bertanggung jawab dalam pemanfaatan dana agar dapat mengembalikan pinjaman sesuai ketentuan.

"Selama ini banyak laporan pihak perbankan tentang kredit macet para penerima KUR, sehingga alasan itu pihak perbankan sulit untuk membantu kembali pihak petani dan nelayan," kata Edison Masengi, anggota DPRD Sulawesi Utara di Manado, Senin (23/5).

Menurut Ketua Fraksi Partai Golkar itu, banyak petani sering menyalagunakan kepercayaan yang diberikan pihak perbankan, sehingga mereka enggan membantu modal lagi bagi mereka.

Padahal banyak bantuan modal yang diberikan perbankan kepada petani dan nelayan, sering tidak tepat sasaran. Padahal tujuannya untuk merangsang warga agar giat berusaha serta membantu kelangsungan hidup mereka.

"Sebaiknya para petani, nelayan dan sebagainya harus berani menumbuh kembangkan kepercayaan kepada pemberi kredit, sehingga itu bisa dipertahankan secara terus menerus," ujar Masengi, yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar itu.

Bahkan ada petani yang mencoba-coba membuat permohonan dengan keanggotaan kelompok tani serta lahan yang fiktif.

Lain hal dikatakan Wakil Ketua DPRD Sulut Sus Sualang Pangemanan, bahwa sebagian besar warga masih sulit mendapatkan KUR dari sejumlah perbankan, karena terlalu birokratis dan memberatkan. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita