Kamis, 24 Mei 2012
Asisten Ekobang: Pemkab Jamin Pemerataan Distribusi Pupuk Bersubsidi
Senin, 23 Mei 2011 13:17
AddThis Social Bookmark Button

Gorontalo, 23/5 (SIGAP) - Pemerintah Kabupaten Gorontalo menjamin pemerataan distribusi pupuk bersubsidi di daerah tersebut.

Asisten Ekobang Pemkab Gorontalo, Yusuf Hida, Senin (23/5) mengatakan, keterlambatan pendistribusian pupuk bersubsidi ke tangan para petani.

Saat melakukan tatap muka dengan pihak distributor dan para pengecer, serta dihadiri para penyuluh pertanian dan satuan perangkat kerja daerah (SKPD) terkait di ruang pola kantor bupati.

Hida mengatakan, keterlambatan pendistribusian pupuk bersubsidi, cenderung terjadi akibat kelangkaan pupuk itu sendiri.

"Pemerintah daerah sadar betul, petani sangat memerlukan pupuk untuk mendukung pencapaian produksi pertanian, khususnya padi sawah", kata Hida.

Olehnya komunikasi aktif antara distributor dan para pengecer akan dilakukan Pemerintah daerah secara intensif.

Apalagi sesuai data yang diperoleh kata Hida, jika keterlambatan distribusi pupuk bersubsidi diakibatkan belum terbentuknya koordinasi yang baik di tingkat distributor dan pengecer di wilayah Kabupaten Gorontalo.

Hida mengatakan, meskipun diketahui distributor penerima rekomendasi dari pihak produsen telah berupaya menyalurkan pupuk ke para pengecer resmi, namun persoalan kelangkaan pupuk tak terbendung.

Sehingganya Pemerintah Daerah (Pemda) lewat instansi teknis terkait, akan segera melakukan pendataan terkait alasan terjadinya kelangkaan pupuk bersubsidi hingga sulit diperoleh para petani.

Dirinya mengatakan, Pemerintah daerah pun akan melakukan pertemuan intensif dengan distributor resmi, untuk segera menerbitkan rekomendasi pendistribusian pupuk bersubsidi tepat waktu.

"Kebutuhan akan pupuk bersubsidi oleh para petani sangat dipahami Pemerintah daerah olehnya pemenuhan volume pupuk di setiap Kecamatan diharapkan segera teratasi, dan Pemerintah daerah pun segera menyelesaikan kelangkaan pupuk bersubsidi di Kabupaten setempat", kata Yusuf Hida. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita