Kamis, 24 Mei 2012
Wali Kota: Padang Alokasikan Rp425,85 Juta Pembangunan Sosbud
Senin, 23 Mei 2011 03:17
AddThis Social Bookmark Button

Padang, 21/5 (SIGAP) - Wali Kota Padang, Fauzi Bahar dalam penjabaran nota keuangan APBD 2011 di Padang, Senin (23/5) menyebutkan, Pemerintah Kota Padang mengalokasikan dana sebesar Rp425,85 juta untuk melaksanakan program perencanaan pembangunan bidang sosial dan budaya (sosbud) pada 2011 di kota berpenduduk sekitar 800 ribu jiwa ini.

Menurut Fauzi Bahar, dana program tersebut telah dianggarkan Pemko dalam APBD 2011 dan pelaksananya dilakukan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bersama pihak terkait.

Dalam program tersebut dilaksanakan empat kegiatan yang terkait pembangunan bidang sosbud yang dilakukan selama tahun 2011 ini.

Kegiatan-kegiatan itu meliputi, koordinasi program sosbud Kota Padang 2011 dengan dana pelaksanaannya sebesar Rp46,8 juta, lalu penunjang operasional jaringan penelitian dan pengembangan Kota Padang 2011 dengan alokasikan anggaran kegiatannya Rp92 juta.

Kemudian, kegiatan koordinasi pelaksanaan program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) mandiri perkotaan bidang sosial budaya di Kota Padang disedikan dana pelaksanaannya Rp87,05 juta.

Satu kegiatan lainnya, updating data jaminan kesehatan masyarakat (jamkesmas) dan Jamkesmas pascagempa satu tahun dengan dana pelaksnaan Rp200 juta.

Dana dialokasikan Pemkot Padang untuk membiayai program perencanaan pembangunan bidang sosial dan budaya pada APBD 2011 sebesar Rp425,85 juta itu, menurun dibandingkan dengan tahun 2010 untuk program yang sama dengan alokasi anggaran mencapai RpRp806,87 juta.

Pada 2011 dalam program itu dilaksanakan enam kegiatan terkait perencanaan pembangunan sosbud meliputi, koordinasi program sosbud dengan dana pelaksanaan Rp41,22 juta, penunjang operasional Jarlibang Kota Padang 2010 dibiayai Rp100 juta.

Kemudian, kegiatan koordinasi pelaksanaan PNPM mandiri perkotaan 2010 dengan dana Rp100 juta dan pembuatan road map pemulihan fasilitas pendidikan pascagempa dengan biaya Rp197,82 miliar.

Selanjutnya, kegiatan pemuatan road map pemulihan fasilitas kesehatan dengan anggaran disediakan Rp197,82 juta dan Rp170 juta untuk kegiatan pendataan masyarakat miskin pascagempa 30 September 2009 untuk memdapatkan jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) selama satu tahun. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita