Kamis, 24 Mei 2012
Kurangi Lahan Kritis Pandeglang Targetkan Tanam Pohon 5 Juta Batang
Minggu, 22 Mei 2011 13:47
AddThis Social Bookmark Button

Pandeglang, 22/5 (SIGAP) - Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, pada 2011 menargetkan menanam pohon sebanyak lima juta batang, untuk mengurangi lahan kritis di daerah itu.

"Target penanaman pohon pada 2011 sebanyak lima juta batang, dan kita optimistis itu bisa direalisasikan," kata Kepala Seksi Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan Dinas Kehutanan Kabupaten Pandeglang Hilal di Pandeglang, Minggu (22/5).

Optimisme itu, kata Hilal, didasarkan pada budaya masyarakat Pandeglang yang gemar menanam pohon, jadi mereka tinggal didukung dan diarahkan saja untuk meningkatkan penanaman.

Hilal mengatakan, lahan kritis di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, luasnya sekitar 30 ribu hektare, atau 10,95 persen dari total luas lahan di daerah ini.

Lebih lanjut dirinya juga menjelaskan, total luas lahan di kabupaten ini sekitar 274 ribu hektare, dan 30 ribu hektare atau 10,95 persen di antaranya dalam kondisi kritis.

Luas lahan kritis di daerah ini relatif sedikit dibandingkan dengan daerah lain, dan kondisi tersebut tidak terlepas dari kebiasaan masyarakat setempat yang senang menanam pohon.

Pemerintah, kata Hilal, sejak beberapa tahun lalu terus berupaya untuk menghijaukan kembali lahan kritis itu melalui berbagai program seperti Gerhan dan aksi penanaman serentak.

Pada 2010, pemerintah menargetkan menanam pohon empat juga batang, dan realisasinya mencapai 4,5 juta batang, atau lebih 500 ribu batang," katanya.

Dari total pohon yang ditanam itu, sebanyak 20.500 ribu batang di antaranya bayan dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS), 200 ribu batang dari Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH).

Kemudian, 1,250 juta batang dari kebun benih rakyat, 250 ribu batang pohon terembesi bantuan dari presiden, 28 ribu dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Pandeglang.

"Sebanyak 20 ribu batang merupakan hasil swadaya dari Dinas Kehutanan Kabupaten Pandeglang," katanya.

Dalam melakukan penanaman, kata dia, dijalin kerja sama dengan berbagai pihak, di antaranya dengan Polda Banten menanam 7.500 batang di kawasan Sekolah Polisi Negara (SPN) Mandalawangi.

Kemudian, 5.000 batang ditanam pada saat TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) bekerja sama dengan Korem Maulana Yusuf Banten, serta masyarkat.

Hilal juga menjelaskan, pada 2009 dilakukan penanaman pohon sebanyak 2,973 juta batang melalui program "one man one tree" (OMOT). Jumlah itu melebihi target yang ditetapkan 2,5 juta batang.

Dari total pohon yang telah ditanam itu, katanya, sebanyak 200 ribu batang di antaranya bantuan dari BPDAS, 190 ribu dari Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Pandeglang, 600 ribu batang dari para pemangku kepentingan, dan sisanya swadaya masyarakat.

Jenis tanaman bantuan dari BP DAS di antaranya albasia sebanyak 20 ribu batang, mahoni 37 ribu batang, gemelia 35 ribu batang dan massopulai 28 ribu batang serta pulai 25 ribu batang.

Sedangkan dari Distanbun seperti kakao, cengkih dan jenis tanaman perkebunan lainnya, dari para pemangku kepentingan dan swadaya masyarakat sebagian besar albasia. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita