Kamis, 24 Mei 2012
Warga Merapi Dan TNI Perbaiki Jalan Putus Menuju Pos Babadan
Jumat, 20 Mei 2011 07:14
AddThis Social Bookmark Button

Magelang, 20/5 (SIGAP) - Warga lereng Gunung Merapi Desa Mangunsuko, Krinjing, dan Sewukan bersama sejumlah anggota TNI, Polri, dan relawan, Jumat (20/5), melakukan kerja bakti memperbaiki jalan yang putus menuju Pos Pengamatan Gunung Merapi Babadan.

Jalan putus akibat longsor tersebut terletak di perbatasan antara Desa Mangunsuko dengan Krinjing di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang.

Ruas jalan aspal yang semula lebar 3 meter, kini kurang dari satu meter karena tebing setinggi 30 meter panjang 50 meter di kawasan tersebut longsor ke Sungai Senowo.

Pejabat sementara Kepala Desa Krinjing, Kadar mengatakan, semula jarak antara bibir sungai dengan ruas jalan sekitar 15 meter. Namun, sejak terjadi banjir lahar dingin kawasan itu sering longsor.

Bahkan, tidak banjir lahar pun kawasan itu beberapa kali mengalami longsor dalam skala kecil, mungkin karena getaran air maupun kendaraan yang melintas.

"Kejadian longsor paling besar terjadi pada Selasa (17/5) sore mengakibatkan akses jalan menuju Krinjing dan Pos Babadan nyaris putus," paparnya.

Dirinya mengatakan, kalau jalan tersebut benar-benar putus dikhawatirkan jika terjadi banjir lahar di Sungai Senowo akan masuk ke Dusun Sewukan dan Mangunsuko.

Kadar mengatakan, karena sebagian besar ruas jalan longsor maka warga menggeser jalan sekitar enam meter ke samping berupa tanah tegalan milik warga.

Masyarakat terlihat memperkeras jalan baru tersebut dengan menata batu yang diambil dari Sungai Senowo.

"Sesuai saran dari DPU, jalan baru yang menggunakan lahan penduduk tersebut akan dilakukan pembebasan tanah, sehingga warga mendapat ganti rugi," tuturnya.

Lebih lanjut Kadar mengatakan, jalan longsor ini merupakan jalur vital untuk evakuasi warga Krinjing jika terjadi erupsi Merapi. (laporan sofyan/ant)

 

Arsip Berita