Kamis, 24 Mei 2012
Tim Ekspedisi Bukit Barisan: Puncak Gunung Dempo Pagaralam Longsor 100 Meter
Kamis, 19 Mei 2011 04:05
AddThis Social Bookmark Button

Pagaralam, 19/5 (SIGAP) - Puncak Gunung Api Dempo di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, terus mengalami longsor hingga kini sepanjang 100 meter pada ketinggian 3.115 meter di atas permukaan laut.

Seperti dilaporkan lokasi longsor berada di antara puncak merapi dengan kawasan perbukitan sekitar Gunung Api Dempo yang berada di atas wilayah Dusun Janang, Kelurahan Agunglawangan, Kecamatan Dempo Utara.

"Lokasi longsor tidak dapat dijangkau karena berada di daerah hutan lindung dengan kondisi jurang cukup dalam, namun dapat terlihat jelas karena berada beberapa meter saja dari jalan yang sering dilalui para pendaki ke puncak Gunung Api Dempo," kata Ketua Regu Tim Ekspedisi Bukit Barisan Bidang Flora dan Fauna, Sersan Satu (Sertu) PW Lase.

Lokasi longsor itu berada di tebing dengan kemiringan hampir 90 derajat di daerah bibir puncak Gunung Dempo bagian tenggara pada ketinggian 3.115 dari permukaan laut (dpl), kata Lase.

lase memperkirakan lebar longsor mencapai 100 meter dengan ketinggian juga mencapai ratusan meter, dan luas kerusakan hutan di lokasi longsor itu mencapai sekitar 1 hektare.

"Kami menemukan longsoran di puncak Gunung Dempo saat melakukan penelitian bidang flora dan fauna di daerah Gunung Api Dempo, peristiwa ini terjadi saat hujan deras yang mengguyur Pagaralam dalam beberapa hari terakhir ini terutama di kawasan puncaknya," ujarnya.

Menurut Lase, bukan hanya terdapat longsoran saja di daerah lereng Gunung Dempo itu, akan tetapi tim ekspedisi juga menemukan kerusakan hutan dengan luas mencapai ribuan hektare.

"Sebetulnya cukup banyak faktor kerusakan hutan di lereng Gunung Dempo, selain perambahan, ada juga alih fungsi hutan menjadi perkebunan rakyat," katanya.

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Pagaralam, Hasan Barin Ibnu, memperkirakan kemungkinan longsor di Gunung Dempo itu akibat faktor alam, bukan akibat perambahan hutan.

Namun untuk kepastiannya, menurut Ibnu , perlu dilakukan penelitian langsung di sejumlah daerah tersebut.

"Sebetulnya ada lima titik lereng Gunung Dempo yang mengalami longsor, yaitu dua titik di sekitar Patung Rimau pada ketinggian 1.900 dpl, satu titik di Kampung VI shelter II, dan satu titik di bagian tenggara kawasan Kelurahan Agunglawangan, serta satu lagi yang terjadi kemarin pada ketinggian 3.150 dpl," katanya. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita