Rabu, 23 Mei 2012
KUMKM: Kebutuhan Minyak Goreng Di Lampung Diperkirakan Capai 7.415 Ton
Selasa, 17 Mei 2011 02:02
AddThis Social Bookmark Button

Bandarlampung, 16/5 (SIGAP) - Kebutuhan minyak goreng di Provinsi Lampung pada Mei 2011 diperkirakan mencapai 7.415 ton lebih masih tercukupi mengingat stok pengadaan komoditas itu di atas 8.331 ton.

"Pasokan minyak goreng aman dan dapat memenuhi daerah itu," kata Plt Kepala Dinas Koperasi Usaha Menengah Kecil dan Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan Provinsi Lampung, Ishak, didampingi Kasi Bina Pasarnya, Hasanudin, di Bandarlampung, Senin (16/5).

Ishak mengatakan, kebutuhan minyak goreng di Lampung itu di pasok dari sejumlah produsen asal daerah itu.

Ishak mengatakan, pabrik pengolahan minyak goreng di Lampung cukup banyak baik yang dikelola perusahaan swasta maupun BUMN seperti PTPN VII.

Selain itu, bahan baku pembuatan minyak berupa sawit dan kelapa juga banyak terdapat di Lampung.

Menurutnya, diperkirakan pada Mei tahun ini, Lampung memiliki stok akhir minyak goreng sebanyak 916 ton. Stok akhir komoditas itu diperoleh setelah pengadaan dikurangi kebutuhan.

Sementara harga minyak goreng curah di pasar tradisional di Bandarlampung memasuki pekan ketiga Mei 2011 turun dibandingkan sebelumnya.

"Minyak goreng curah pekan ini harganya turun Rp500 per kilogram dari Rp9.000/kg seebelumnya menjadi Rp8.500/kg," kata Ida, pedagang sembako di Pasar Tani Kemiling Bandarlampung.

Ishak menyebutkan, harga minyak goreng tanpa merek itu memasuki pekan pertama bulan ini turun sekitar Rp500/kg atau 5 persen dibandingkan sepekan lalu.

Menurutnya, penurunan harga komoditas itu lebih disebabkan pasokan yang meningkat dibandingkan sebelumnya.

Penurunan minyak goreng itu lanjutnya, hanya terjadi untuk minyak goreng tanpa kemasan, sedangkan yang memakai kemasan harganya tetap.

"Harga minyak goreng Bimoli botol dijual Rp13.500/kg atau sama pekan lalu," katanya.

Susi, pedagang sembako di Pasar Bambukuning menyatakan, harga minyak goreng curah mengalami penurunan sedikit yakni sekitar Rp500/Kg dari pekan lalu.

Harga minyak goreng curah menurutnya, saat ini Rp8.500/kg atau turun bila dibandingkan sebelumnya yakni Rp9.000/kg.

Penurunan harga komoditas itu karena pasokan lancar dari distributor maupun pabrik minyak goreng yang banyak terdapat di Lampung. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita