Rabu, 23 Mei 2012
PMI Kota Bengkulu Kekurangan 200 Kantong Darah Per Bulan
Minggu, 15 Mei 2011 00:45
AddThis Social Bookmark Button

Bengkulu, 15/5 (SIGAP) - Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota Bengkulu kekurangan sekitar 200 kantong darah per bulan untuk melayani pasien yang membutuhkan darah di daerah itu.

Kepala Markas PMI Cabang Kota Bengkulu Teguh Roni, di Bengkulu, Sabtu (14/5) mengatakan, rata-rata kebutuhan masyarakat mencapai 500 kantong per bulan, sementara yang tersedia sekitar 300 kantong.

"Kami hanya mampu menyediakan stok darah 300 kantong per bulan, jadi masih kurang sebanyak 200 kantong," katanya.

Kekurangan stok darah untuk kebutuhan transfusi darah bagi masyarakat diharapkan terpenuhi dari kegiatan donor darah yang dilakukan dinas/instansi dan lembaga pemerintah dan non-pemerintah.

"Selain kami mengajak kepada masyarakat melakukan donor darah secara sukarela, bisanya kami juga menggelar acara donor darah bekerja sama dengan instansi pemerintah dan swasta," tambahnya.

Roni mengatakan, kekurangan stok darah di PMI disebabkan masih rendahnya kesadaran masyarakat menyumbangkan darahnya untuk keperluan kemanusiaan.

Menurutnya, ketersediaan stok darah di PMI Cabang Kota Bengkulu sangat penting sehingga tidak terjadi keterlambatan bagi pasien mendapatkan sumbangan tranfusi darah.

"Kalau dibandingkan dengan di Kota Bandung, PMI setempat mampu menyediakan stok darah mencapai 1.000 kantong lebih per bulan," jelasnya.

Selain menggelar kerjasama dengan dinas/instansi, termasuk kepolisian dan TNI, PMI juga terus mengampanyekan pentingnya donor darah.

Saat ini kata dia terdapat 1.010 orang donor darah yang rutin menyumbang darahnya untuk PMI Kota Bengkulu.

"Jumlah sukarelawan donor darah ini akan terus kami tingkatkan dan diberi perhatian khusus, misalnya mereka mendapat prioritas pengobatan di rumah sakit dan pelayanan lain," katanya. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita