Rabu, 23 Mei 2012
Bappeda: Selama 2010 Perbankan Salurkan KUR Rp38,4 Miliar Di Mamuju
Minggu, 15 Mei 2011 00:16
AddThis Social Bookmark Button

Mamuju, 15/5 (SIGAP) - Pihak perbankan telah menyalurkan bantuan Kredit Usaha Rakyat kepada sejumlah lembaga ekonomi di Kabupaten Mamuju sekitar Rp38,4 miliar pada 2010.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mamuju, Hamzah Sula Sabtu (14/5) mengatakan, Pemkab Mamuju dan sejumlah perbankan di Mamuju telah melakukan kerja sama dalam hal penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) untuk sejumlah lembaga ekonomi masyarakat di Mamuju.

Dirinya mengatakan, kerja sama penyaluran KUR tersebut dalam rangka memfasilitasi permodalan bagi lembaga ekonomi masyarakat seperti usaha kecil dan menengah yang ada di Mamuju agar dapat mengembangkan usahanya dan memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi di daerah.

Menurutnya, dari kerja sama itu telah terealisasi penyaluran KUR yang dilakukan perbankan di Mamuju selama 2010 sekitar Rp38,4 miliar, namun jumlah realisasi KUR dari pihak perbankan tersebut, belum sesuai target yang ingin dicapai pemerintah karena realisasinya masih di bawah 100 persen.

"Realisasi KUR untuk lembaga ekonomi di Mamuju itu di bawah 100 persen karena masih terdapat sekitar Rp5,2 miliar yang belum disalurkan perbankan yakni BNI Mamuju kepada lembaga ekonomi di Mamuju," katanya.

Oleh karena itu, menurutnya, pemerintah akan mengupayakan pada tahun ini target penyaluran KUR di Mamuju dapat mencapai 100 persen atau sekitar Rp43,6 miliar, agar KUR signifikan dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi daerah yang berasal dari lembaga ekonomi masyarakat.

Dirinya mengatakan, pemerintah di Mamuju juga akan berupaya untuk memaksimalkan penyaluran KUR kepada lembaga ekonomi masyarakat di Mamuju dengan menjadi penjamin bagi lembaga ekonomi masyarakat agar dapat menerima KUR dengan mudah.

"Pemerintah akan menjadi penjamin bagi lembaga ekonomi masyarakat seperti Koperasi dan UKM agar dapat lebih mudah menerima KUR, sehingga KUR akan terealisasi 100 persen, dengan demikian lembaga ekonomi dapat berkembang dan mampu berperan meningkatkan ekonomi daerah ini," katanya. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita