Rabu, 23 Mei 2012
Melalui Program Comdev Inco Bantu 250 Sapi Petani Luwu Timur
Sabtu, 14 Mei 2011 01:07
AddThis Social Bookmark Button

Luwu Timur, Sulsel, 14/5 (SIGAP) - Perusahaan tambang nikel PT Inco Tbk menyalurkan bantuan kepada petani yang  ada di Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Sulawesi Selatan, melalui program Community Development (Comdev) sebanyak 250 ekor sapi.

Kali ini, Inco menyalurkan 250 ekor sapi dan 40 ekor kambing kepada 13 kelompok tani di Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Lutim.

Bantuan ini serahkan Sawedi Muhammad mewakili management PT Inco kepada Syamsul Ladija yang mewakili kelompok tani, di Luwu Timur, Sabtu (13/5).

"Pihak Inco berharap agar bantuan ini dapat dimanfaatkan dan dikembangkan sebaik mungkin sehingga dapat menjadi pendukung ekonomi masyarakat," kata Sawedi.

Selama ini, sebagian masyarakat di Desa Parumpanai menggantungkan hidupnya di sektor pertanian, khususnya kakao. Sedikitnya terdapat 1.700 hektar lahan perkebunan kakao di daerah ini.

Menurut Sawedi, bantuan ternak ini bagian dari dukungan PT Inco meningkatkan produktivitas tanaman kakao di daearh ini. Kotoran ternak diharapan dapat dimanfaatkan menjadi bahan baku pupuk kocor atau pupuk organik.

Pemberian bantuan ternak ini akan ditindaklanjuti dengan sekolah lapang dan bimbingan teknis yang dibentuk Inco.

Tim ini beranggotakan Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian (BP4K) korwil IV Lutim, petani, dan tim pendamping dari program Comdev PT Inco.

Menyikapi bantuan dari Inco tersebut, Syamsul Ladija menyatakan, bantuan ini akan sangat membantu petani, khususnya bahan baku pembuatan pupuk kocor.

"Tentu bantuan ternak ini sangat membantu kami, semoga dari bantuan ini dapat menjadi awal dari berkembangnya sektor peternakan di Lutim, khususnya di Kecamatan Wasuponda," kata Syamsul.

Selain penyerahan bantuan ternak, Sawedi juga meresmikan sentra peternakan kambing dan sapi di Desa Parumpanai.

Pusat eksplorasi PT Inco yang memiliki lahan konsesi lebih 100 ribu hektare di Provinsi Sulawesi Selatan adalah di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita