Rabu, 23 Mei 2012
Hama Tikus dan Wereng Cokelat Serang Tanaman Di Sumbawa Barat
Jumat, 13 Mei 2011 09:07
AddThis Social Bookmark Button

Mataram, 13/5 (SIGAP) - Dinas Kehutanan, Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, mengatakan hama tikus dan wereng cokelat saat ini menyerang tanaman jagung dan padi di sejumlah wilayah.

Kepala Bidang Pertanian Dinas Kehutanan, Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sumbawa Barat Fatmawati yang dihubungi dari Mataram, Jumat (13/5), mengaku pihaknya mendapat laporan hama tikus menyerang tanaman jagung di Kecamatan Poto Tano seluas 4.000 hektare dan wereng cokelat pada tanaman padi di Kecamatan Brang Rea.

Dirinya mengatakan, untuk mengantisipasi kemungkinan meluasnya serangan hama tersebut pihaknya akan melakukan penyemprotan. Sekitar 300 kilogram pestisida berbagai jenis sudah disiapkan untuk membasmi hama wereng.

"Kami juga sudah mengirim 'rodentisida' (pestisida khusus untuk membasmi hama tikus). Untuk serangan hama padi, paling rawan terjadi di Kecamatan Brang Rea, Brang Ene dan Taliwang," katanya.

Menurut Fatmawati, areal pertanian yang lembab diduga menjadi penyebab utama serangan hama padi. Tingginya curah hujan yang disertai banjir akhir-akhir ini mengakibatkan hama semakin cepat berkembang biak.

Karena itu, katanya, pihaknya memantau sejumlah kecamatan yang rawan diserang hama. Petugas kantor cabang dinas pertanian juga difungsikan sebagai petugas pemantau hama dan diwajibkan memberikan laporan secara rinci kepada dinas.

"khusus hama tikus baru pertama kali menyerang tanaman jagung di Kabupaten Sumbawa Barat. Belum jelas apa penyebab utama hama ini muncul di wilayah dataran kering seperti Poto Tano," ujarnya.

Fatmawati mengatakan, selama ini hama tikus awah yang menyerang tanaman padi, namun saat ini di sejumlah wilayah di Kecamatan Poto Tano, hama tikus memakan buah jagung yang sudah kering dan berimbas terhadap kerugian petani.

"Pemerintah telah menyiapkan bantuan bibit pengganti untuk petani yang tanamannya terserang hama. Demikian juga bantuan untuk petani yang lahannya dilanda banjir bebarapa waktu lalu," kata Fatmawati. (laporan panji al husen/ant)

 

Arsip Berita