Rabu, 23 Mei 2012
Bantuan Korban Banjir Hanya Cukupi Dua Desa
Jumat, 13 Mei 2011 01:39
AddThis Social Bookmark Button

Samarinda, 13/5 (SIGAP) - Kepala Seksi Trantib Kecamatan Muara Kaman, Arsil, Kamis (12/5) mengatakan, bantuan bagi korban banjir di tiga kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur saat ini hanya mencukupi untuk dua desa saja.

Sehingga, kata Asril, penyaluran bantuan akan diprioritaskan ke desa yang terkena banjir paling parah, salah satunya ke Desa Liang Buaya.

Dijelaskan, bantuan yang berasal dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Satuan Pelaksana Pengamanan Bencana (Satlak PB) serta Dinas Sosial itu kata Asril berupa, beras, minyak goreng dan mie instan.

"Setelah ada bantuan berikutnya baru akan kami salurkan ke 13 desa lainnya yang terkena banjir. Dari 19 desa yang ada di Kecamatan Muara Kaman, 15 desa terendam banjir dengan ketinggian air mulai 30 centimeter hingga tiga meter," ujarnya.

Banjir terparah terjadi di Desa sedulang dengan ketinggian air hingga tiga meter, kata Arsil.

Selain merendam 2. 303 rumah milik 2. 340 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 8. 091 jiwa, banjir di pedalaman Kutai Kartanegara itu juga menyebabkan 226 hektare sawah terendam.

"Biasanya, banjir seperti ini bisa bertahan hingga dua bulan. akibat curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Kabupaten Kutai Barat yang merupakan hulu Sungai Mahakam. Jadi, desa yang terendam banjir itu merupakan kawasan pemukiman yang berada di sepanjang Sungai Mahakam," ungkap Arsil.

Sebelumnya, salah seorang warga korban banjir dari RT. 04 Desa Muara Kaman Ilir Dadang, mengatakan, selain bantuan makanan, bantuan yang sangat dibutuhkan warga yakni, tenda, selimut, makananan instan serta perlengkapan bayi.

"Kami terpaksa mengungsi karena rumah sudah tidak bisa lagi 'merampa' (meninggikan lantai rumah). Kami mendirikan tenda darurat dari bahan seadanya karena belum ada bantuan tenda," kata Dadang.

"Sampai saat ini, kami baru menerima bantuan beras dan makanan instan namun yang sangat kami butuhkan yakni tenda dan selimut sebab kami mengungsi di lokasi terbuka," katanya.

Banjir yang melanda pedalaman Kutai Kartanegara itu kian meluas dan saat ini telah melanda 22 di empat kecamatan yakni, Kecamatan Kenohan, Muara Kaman, Muara Wis serta Kecamatan Kota Bangun.

Di Kecamatan Muara Kaman, banjir melanda 15 desa, di Kecamatan Kenohan melanda tiga desa, tiga desa di Kecamatan Muara Wis dan satu desa di Kecamatan Kota Bangun. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita