Rabu, 23 Mei 2012
Bupati: Konversi Lahan Di Pandeglang Tinggi
Selasa, 10 Mei 2011 06:59
AddThis Social Bookmark Button

Pandeglang, 10/5 (SIGAP) - Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi menjelaskan, konversi atau alih fungsi lahan di daerah itu masih tinggi, sehingga areal untuk pertanian, perkebunan dan kehutanan berkurang.

"Alih fungsi lahan di daerah kita masih tinggi. Banyak sawah, kebun ataupun hutan yang sekarang telah menjadi tempat mendirikan bangunan," katanya saat membuka musyawarah rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) di Pandeglang, Banten, Selasa (10/5).

Menurut dia, data selama 2005-2008 saja, luas lahan yang telah dialihfungsikan mencapai 2.963 hektare (ha), dan dalam tiga tahun terakhir ini, 2009-2011 dipastikan telah terjadi penambahan.

Dari total lahan yang dikonversi itu, seluas 1.304 ha di antaranya ladang/huma, 214 ha perkebunan besar, 675 ha hutan rakyat dan 770 ha hutan negara.

Pembangunan rumah atau bangunan lainnya di areal persawahan, kebun dan hutan dalam kurun 2009-2011 terus terjadi.

Pantauan lapangan, di areal persawahan di Kelurahan Pagadungan, Kecamatan Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang, misalnya, saat ini sudah berdiri 10 bangunan permanen.

Dari enam bangunan itu, satu unit di antaranya "huler" atau tempat penggilingan padi, satu unit toko penjual bahan bangunan, dua unit bangunan tempat pemancingan, tiga unit rumah tempat tinggal, dan tiga tempat peristirahatan.

Belasan petak sawah menjadi tempat untuk mendirikan bangunan tersebut, padahal sebelumnya merupakan areal produktif yang didukung sistem pengairan memadai.

Demikian juga di areal persawahan Kelurahan Kadomas, Kecamatan Pandeglang, cukup banyak bangunan, baik tempat tinggal maupun tempat peristirahatan berdiri.

Padahal, areal persawahan di Kelurahan Kadomas pun merupakan lahan pertanian produktif yang didukung sistem pengairan memadai. (laporan budi/ant)

 

Arsip Berita