Rabu, 23 Mei 2012
Dinsos: Bantuan Bagi Korban Banjir Dan Longsor Garut Mulai Berdatangan
Sabtu, 07 Mei 2011 13:27
AddThis Social Bookmark Button

Garut, 7/5 (SIGAP) - Bantuan logistik bagi warga korban banjir bandang melanda wilayah Kabupaten Garut, bagian Selatan, Jawa Barat, mulai berdatangan, Sabtu (7/5).

Sebelumnya, Sabtu pagi bantuan dari Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Sosial memberi berbagai bantuan tanggap darurat seperti sembako dan sarana penunjang bagi warga yang mengungsi.

Selain bantuan dari pemerintah daerah, beberapa pihak perusahaan swasta maupun perorangan mulai memberikan bantuan kepada korban banjir dibeberapa daerah itu.

Bantuan sementara dipusatkan di Posko bantuan korban banjir di aula kantor Kecamatan Pameungpeuk, sebagai pusat penanggulangan bencana banjir di Garut Selatan.

Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kabupaten Garut, Djadja mengatakan, pemerintah sementara sudah menyalurkan bantuan makanan berupa beras 650 kg dan mie isntan.

Selanjutnya bantuan untuk kebutuhan selama mengungsi, kata Djadja telah diserahkan lembaran tikar dan selimut serta pakaian, sarung dan seragam sekolah serta tenda darurat.

Selain bantuan logistik, kata Djaja bantuan fisik juga telah diterjunkan jajaran anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Garut beberapa saat dilaporkan terjadi banjir bandang.

"Tagana sudah diturunkan untuk membantu korban banjir, mereka tersebar di lokasi banjir," katanya.

Selain bantuan dari pemerintah, bantuan pihak perusahaan swasta diantaranya PT Alfamart telah menyerahkan langsung bantuan berupa air mineral dan mie instan melalui petugas toko Alfamart yang berada di daerah banjir.

Sementara itu banjir bandang luapan air sungai merendam ribuan rumah penduduk melanda beberapa Kecamatan di Garut Selatan kawasan pesisir pantai.

Sebagian besar wilayah yang dilanda banjir menjelang siang mulai surut, dan masyarakat dibantu aparat keamanan, kecamatan, desa, BPBD dan tim Tagana membersihkan sisa-sisa lumpur bannjir dan melakukan pencarian warga yang dikabarkan hilang. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita