Rabu, 23 Mei 2012
BPBD Garut Belum Peroleh Data Akurat Korban Banjir Bandang Dan Longsor
Sabtu, 07 Mei 2011 13:22
AddThis Social Bookmark Button

Garut, 7/5 (SIGAP) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat, belum mendapatkan data akurat korban banjir bandang dan longsor yang melanda Garut selatan, Jumat (6/5) malam, karena terkendala jarak tempuh dan jaringan komunikasi.

"Data yang baru dihimpun sekarang kemungkinan akan terus bertambah, mengingat sulitnya medan dan jalur komunikasi di sini," kata Kepala BPBD Kabupaten Garut, Zatzat Munajat, kepada wartawan, Sabtu  (7/5) sore.

Dari lima kecamatan yang dilanda banjir yakni Kecamatan Pameungpeuk, Cibalong, Kertamukti, Cisompet dan Cikelet yang disertai bencana longsor hingga menimbun rumah dan menewaskan tiga orang penghuninya.

Sedangkan jumlah korban jiwa berdasarkan laporan dari kecamatan, dijelaskan Zatzat baru 10 orang tewas, dua diantaranya terbawa hanyut banjir, tiga orang tertimbun longsor dan sisanya masih dalam pencarian.

Selain menelan korban jiwa, kata Zatzat, banjir melanda lima kecamatan, tercatat sementara hingga Sabtu sore sebanyak 1.649 kepala keluarga (KK) atau sekitar 6.477 orang korban banjir.

"Jumlah yang kita tahu ini baru laporan sementara yang masuk ke posko bencana banjir, gabungan dari korban hilang, mengungsi dan meninggal dunia," katanya.

Sedangkan rumah yang mengalami kerusakan berdasarkan data di posko, jumlah rumah hancur atau hanyut sebanyak 40 rumah, rusak berat 263 rumah, dan rusak ringan 1034 rumah.

Bantuan logistik bagi korban bencana banjir, pemerintah daerah sudah meyerahkan berupa beras, mie instan, selimut, tikar, pakaian, sarung dan seragam sekolah serta tenda darurat.

Sebagian besar warga yang rumahnya terendam banjir, sementara mengungsi di rumah sanak saudaranya.

Aparat gabungan TNI, Polri, Tagana, BPBD serta aparat kecamatan dan desa tersebar di daerah banjir hingga menjelang sore masih disibukan membantu evakuasi barang milik korban sekaligus mendata rumah serta pencarian warga hilang.

Sebelumnya banjir bandang tersebut terjadi akibat luapan air sungai yang bermuara ke lautan setelah sebelumnya hujan deras mengguyur Garut selatan. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita