Rabu, 23 Mei 2012
UPT PSDA Berlakukan Wilayah Hilir Jatim Siaga Banjir Bengawan Solo
Sabtu, 07 Mei 2011 04:23
AddThis Social Bookmark Button

Bojonegoro,7/5 (SIGAP) - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Wilayah Bengawan Solo di Bojonegoro, Jatim, Sabtu (7/5) memberlakukan siaga I hingga III (merah), menghadapi banjir Bengawan Solo di daerah hilir mulai Bojonegoro, Tuban dan Lamongan.

Humas UPT PSDA Wilayah Bengawan Solo di Bojonegoro, Harijono, Sabtu (7/5) mengatakan, pemberlakuan siaga banjir tersebut, mulai diberlakukan di seluruh daerah hilir Bengawan Solo di Jatim. Ini setelah melihat permukaan air Bengawan Solo, terus merambat naik, akibat hujan di daerah Kali Madiun dan sekitarnya.

Sementara ini, permukaan air Bengawan Solo di Pelangwot, Kecamatan Laren, Lamongan, mulai Sabtu pukul 08.00 WIB, sudah masuk siaga III dengan ketinggian air mencapai 5,05 meter. Sedangkan ketinggian air di Bojonegoro, masih siaga I dengan ketinggian air 13,42 meter dan di Babat, Lamongan, masuk siaga II dengan ketinggian 7,38 meter.

Diperkirakan, lanjutnya, ketinggian air Bengawan Solo di daerah hilir Jatim, masih akan terus naik. Ini mengingat Bengawan Solo di Jurug, Solo, Jateng, Kamis (6/5) terjadi banjir dengan ketinggian air mencapai 8,6 meter (siaga III) pukul 21.00 WIB.

"Air banjir di hulu, Jateng tersebut dalam 40 jam masuk kawasan perairan Bengawan Solo di Bojonegoro," jelasnya.

Dalam waktu bersamaan, ketinggian air Bengawan Solo di Karanggeneng, Lamongan, mencapai 3,74 meter (siaga II) dan di Kuro, juga Lamongan, siaga II dengan ketinggian air 1.71 meter.

"Melihat kondisi yang ada, diperkirakan air masih akan terus merambat naik, kalau air banjir dari hulu datang," katanya menegaskan.

Ditemui terpisah, Kasi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bojonegoro, Sutardjo menyatakan, kewaspadaan menghadapi kemungkinan datangnya banjir kiriman dari daerah hulu, Jateng sudah dilakukan. Semua jajaran petugas penanggulangan banjir di kecamatan yang dilalui Bengawan Solo, sudah diminta waspada.

"Kami sudah menyediakan berbagai kebutuhan, mulai dapur umum, juga berbagai keperluan lainnya seperti tenda pengungsian," katanya menjelaskan. (laporan panji al husen/ant)

 

Arsip Berita