Rabu, 23 Mei 2012
BPS: Penganggur Di NTT Berkurang 16,4 Ribu Orang
Sabtu, 07 Mei 2011 04:19
AddThis Social Bookmark Button

Kupang, 7/5 (SIGAP) - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTT Poltak Sutrisno Siahaan, di Kupang, Sabtu (7/5) mengatakan, jumlah pengangguran di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Februari 2011 sebesar 59,7 ribu orang atau berkurang 16,4 ribu orang (21,59 persen) dibanding penganggur pada Februari 2010.

Dirinya menambahkan, penganggur pada Februari 2010 sebesar 76,1 ribu orang dan turun sebesar 15,1 ribu orang (20,17 persen) dibanding pengangur pada Agustus 2010 sebesar 74,7 ribu orang.

Poltak Sutrisno Siahaan mengatakan, khusus untuk tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Nusa Tenggara Timur pada Februari 2011 mencapai 2,67 persen atau turun 0,73 persen dari Februari 2010 sebesar 3,40 persen dan turun 0,67 poin dari Agustus 2010 sebesar 3,34 persen.

"TPT NTT sebesar 2,67 persen mengindikasikan tingkat kesempatan kerja yang terserap sebesar 97,33 persen," katanya.

Dirinya mengatakan, dengan kesempatan kerja terbuka setahun sebesar 24,5 ribu, maka jika dikaitkan dengan pertumbuhan PDRB NTT dapat disimpulkan bahwa, setiap satu kesempatan kerja membutuhkan biaya sekitar Rp144,2 juta.

Dirinya menyebut penduduk NTT usia 15 tahun ke atas menurut kegiatan Februari 2009 - Februari 2011 sesuai dengan hasil sensus penduduk 2010 antara lain, penduduk di atas 15 tahun pada Februari 2010 sebanyak 2.922.601, Agustus 2010 berjumlah 2.949.471 orang dan Februari 2011 tercatat 2.976.070 orang.

"Jika ditotalkan jumlah aktivitas penduduk usia di atas 15 tahun antara Februari 2010 hingga Februari 2011 sebanyak 53.469 orang atau selisih 1,83 persen dan antara Agustus 2010 hingga Februari 2011 sebanyak 26.599 atau selisih 0,90 persen," katanya.

Sedangkan katanya untuk angkatan kerja pada Februari 2010 sebanyak 2.226.844 orang, Agustus 2010 berjumlah 2.141.569 orang dan Februari 2011 tercatat sebanyak 2.234.887.

Sehingga katanya apabila jika akumulasikan angkatan antara Februari 2010 hingga Februari 2011 sebanyak 8.043 orang atau selisih 0,36 persen dan antara Agustus 2010 hingga Februari 2011 sebanyak 93.318 orang atau selisih 4,36 persen.

Sementara penduduk yang bekerja pada Februari 2010 sebanyak 2.150.763 orang, pada Agustus 2010 sebanyak 2.066.842 dan Februari 2011 sebanyak 2.175.232.

"Total penduduk yang bekerja selama satu tahun antara Februari 2010 hingga 2011 sebanyak 24.469 atau selisih 1,14 persen dan antara Agustus 2010 hingga Februari 2011 sebanyak 108.390 atau selisih 5,24 persen," katanya. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita