Rabu, 23 Mei 2012
Infrastruktur Di Pedalaman Kalteng Rusak Akibat Longsor
Jumat, 06 Mei 2011 03:17
AddThis Social Bookmark Button

Puruk Cahu, 6/5 (SIGAP) - Sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan di yang menghubungkan Desa Batu Bua II dan Kelurahan Batu Bua I, Kecamatan Laung Tuhup Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah rusak akibat pinggiran Sungai Laung (anak Sungai Barito) longsor.

Lurah Batu Bua I Kecamatan Laung Tuhup Kabupaten Murung Raya (Mura), Dommy J Eka Dinata, saat melaporkan peristiwa itu kepada pemkab setempat di Puruk Cahu, Jumat (6/5) mengatakan, longsornya sarana dana prasarana tersebut akibat permukaan tanah terendam banjir sekitar dua meter pada akhir April 2011.

Dommy menyebutkan, banjir disertai hujan deras pada beberapa hari itu mengakibatkan pedalaman Sungai Laung meluap sehingga merendam ratusan rumah warga dan membuat jalan dan beberapa jembatan yang menghubungkan dua desa tersebut ambruk akibat tanahnya longsor.

Longsornya ruas jalan ini, kata dia, dikhawatirkan meluas sehingga mengancam sejumlah rumah penduduk setempat yang tidak jauh dari lokasi longsor.

"Warga kini resah dengan kondisi yang terjadi saat ini, karena longsor tidak hanya mengancam fasilitas umum, juga mengancam keselamatan warga karena rumah mereka juga hampir terkena longsor," kata Dommy.

Dommy mengatakan, warga setempat khawatir apabila hujan terus mengguyur dan banjir kembali terjadi, maka hampir dipastikan mengancam rumah penduduk dan keselamatan warga lainnya.

"Masalah ini sudah kami laporkan pemerintah daerah dan instansi teknis untuk melakukan penanganan darurat di lokasi longsor tersebut guna menghindari meluasnya kerusakan infrastruktur yang ada," jelas dia.

Guna menghindari keterisolasian warga kedua desa tersebut, masyarakat setempat melakukan kerja gotong- royong membuat jalan darurat untuk pejalan kaki melintasi jalan dan jembatan yang rusak akibat longsor.

Sementara Wakil Bupati Murung Raya, Nuryakin, mengakui pihaknya telah menerima laporan dari aparat kelurahan yang berada di pedalaman tersebut terkait longsor yang merusak sarana infrastruktur setempat.

"Dalam waktu dekat kami harapkan dinas teknis yakni Dinas Pekerjaan Umum setempat segera turun ke lapangan guna memberikan penanganan darurat dan rencana ke depannya," kata Nuryakin. (laporan budi/ant)

 

Arsip Berita