Rabu, 23 Mei 2012
Dinkes Bangka Tengah Gandeng 3 Televisi Dalam Kegiatan Baksos
Kamis, 05 Mei 2011 12:47
AddThis Social Bookmark Button

Koba, Bangka Tengah, 5/5 (SIGAP) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung (Babel), pada Mei 2011 menggandeng tiga stasiun televisi(TV) swasta nasional dalam kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Pelayanan Kesehatan di Desa Selan 19 Mei 2011.

"Tiga stasiun TV nasional itu RCTI, Global TV dan MNC TV yang juga banyak menayangkan program sosial, sehingga kami tertarik bekerja sama dalam kegiatan pelayanan masyarakat," ujar Kepala Dinkes Bangka Tengah, Dr Bahrun, di Koba, Kamis (5/5).

Dirinya mengatakan, bakti sosial bekerja sama dengan stasiun televisi nasional baru pertama kali dilaksanakan dan berharap melalui pemberitaan televisi Bangka Tengah lebih dikenal masyarakat Indonesia.

Menurutnya, beberapa program yang akan dilaksanakan pada bakti sosial tersebut antara lain pelayanan gigi gratis, pelayanan KB gratis, pembuatan kartu keluarga dan kartu tanda penduduk gratis.

"Selain itu akan ada sosialisasi teknik perawatan gigi yang baik kepada masyarakat sekitar," katanya.

Dirinya mengatakan, Bangka Tengah memiliki kandungan PH air yang rendah sehingga keasamannya tinggi dan hal tersebut menjadi penyebab kerusakan gigi cepat terjadi.

"Normalnya air yang sehat memiliki PH antara lima hingga enam, sedangkan PH air di Bangka Tengah ini di bawah angka tersebut sehingga keasaman air sangat tinggi yang merusak gigi," katanya.

Menyikapi hal tersebut, katanya, intansi pemerintah dibidang kesehatan perlu untuk memberikan sosialisasi secara berkelanjutan dan intensif mengenai teknik perawatan gigi yang baik dimulai sejak dini.

"Kami juga akan mensosialisasikan kepada masyarakat agar dapat menjaga kesehatan gigi anak secara dini dengan menerapkan pola perawatan gigi yang baik yakni menggosok gigi sehabis makan dan sebelum tidur," katanya.

Dalam upaya sosialiasi perawatan gigi, kata dia, pada 23 Juni 2011 pihaknya bekerja sama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Bangka Belitung untuk menggelar sikat gigi massal untuk anak usia Sekolah Dasar dengan peserta , 18.000 siswa.

Kegiatan tersebut, katanya, merupakan sosialisasi massal kepada masyarakat Bangka Tengah dan masyarakat luas bahwa perilaku perawatan gigi penting dilakukan sejak usia dini.

"Gigi tersebut memiliki peranan penting dalam kesehatan manusia karena penyakit berawal dari mulut sehingga dibutuhkan gigi yang sehat agar tidak infeksi dan menjadi bakteri yang menimbulkan penyakit," katanya.

Selain itu, katanya, melalui sikat gigi massal tersebut pihaknya berupaya untuk memecahkan rekor MURI untuk sikat gigi massal yang hingga saat ini dipegang Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dengan jumlah peserta 16.350 siswa.

"Pemecahan rekor Muri bukan target utama kami namun penerapan pola perawatan gigi yang benar oleh masyarakat yang kami tuju dan ingin kami gapai," katanya. (laporan panji al husen/ant)

 

Arsip Berita