Rabu, 23 Mei 2012
Kondisi SD Bandarlampung Rusak Parah
Selasa, 03 Mei 2011 04:08
AddThis Social Bookmark Button

 

Bandarlampung, 3/5 (SIGAP) - Kondisi sekolah Dasar Negeri 1 Bakung, Kecamatan Teluk Betung Barat (TBB) Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung, membutuhkan perhatian pemerintah karena kondisi gedung sekolah tersebut rusak parah.

Kepala Sekolah SDN 1 Bakung Asnah M Sani, di Bandarlampung, Senin (2/5) mengaku, sekolah sudah pernah meminta bantuan kepada pemerintah, namun sampai saat ini belum terealisasi.

Menurut Asnah, pihaknya telah mengajukan permohonan bantuan renovasi sebanyak empat kali untuk memperbaiki kondisi sekolah yang hampir runtuh tersebut.

Dirinya menjelaskan, terdapat delapan ruang kelas dan empat diantaranya kondisinya cukup memprihatinkan.

Di antara empat ruangan itu lanjutnya, rusak parah dua ruangan dan kondisinya tidak bisa dipakai.

"Ruangan itu biasanya dipakai untuk kelas enam dan kelas tiga," jelasnya.

Menurutnya, pada Juni 2011 akan ada bantuan perbaikan sekolah dari pemerintah, tetapi hanya untuk satu kelas yang hampir runtuh, padahal terdapat kelas lainnya yang rusak parah.

Asnah menjelaskan, kerusakan terparah terjadi di atap ruang kelas yang hampi runtuh dan pintu yang tidak bisa di tutup.

"Ruangan yang rusak banyak tidak mempunyai pintu jendela, sehingga suara dari luar terdengar keras dan membuat murid tidak nyaman untuk belajar," katanya.

Dirinya mengungkapkan, Tim Gerakan Disipiln Nasional (GDN) sudah pernah berkunjung, dan mereka menyarankan kelas yang hampir runtuh agar segera ditutup.

Dirinya mengatakan, terdapat 40 siswa per kelas, namun karena keterbatasan ruangan akibat kondisi yang rusak membuat siswa harus bergantian belajar.

Murid-murid selalu hadir untuk bersekolah, walau pun mereka harus bergantian untuk memakai ruangan kelas," jelasnya.

Menurut pantauan, tidak hanya SDN 1 Bakung Kecamatan TBB kondisinya rusak parah, tetapi juga sekolah lain.

Sementara itu, SMA 11 Kedaung Kota Bandarlampung pun mengalami kerusakan parah yang sama.

Berdasarkan keterangan guru di SMA 11 setidaknya terdapat tiga ruangan kelas yang tidak digunakan, karena mengalami kerusakan yang cukup parah dan hampir runtuh.

"Atap ruangan kelas sudah runtuh, dan hanya tersisa kayu yang menopang genteng ruangan, dan beberapa dinding pun mengalami keretakan yang cukup parah," kata seorang guru di SMA itu yang tidak mau disebutkan namanya.

Sementara itu, Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Bandarlampung, Badri Tamam, mengatakan, pihaknya telah meminta Dinas Pendidikan agar bertindak cepat memberikan bantuan perbaikan untuk sekolah tersebut.

"Dinas Pendidikan setempat telah ditekankan, agar cepat mengurus bantuan sekolah yang rusak," katanya. (laporan panji al husen/ant)

 

 

Arsip Berita