Rabu, 23 Mei 2012
Disnakertrans: Kaltim-Jatim Segera Lakukan "MOU" Transmigrasi
Senin, 02 Mei 2011 05:30
AddThis Social Bookmark Button

Samarinda, 2/5 (SIGAP) - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kaltim, Ichwansyah, di Samarinda, Senin (2/5) mengatakan, Pemprov Kaltim dan Pemprov Jatim segera melakukan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama atau "Memorandum of Understanding" ("MoU") bidang transmigrasi, yakni sejumlah masyarakat Jatim akan menetap dan bekerja di Kaltim.

Ichwansyah menambahkan, rencananya, MoU akan dilakukan Gubernur Kaltim dengan Gubernur Jatim pada 7 Mei.

Dikatakan Ichwansyah, jumlah warga Jatim yang akan bertransmigrasi ke Kaltim direncanakan sebanyak 600 kepala keluarga (KK), sedangkan lahan yang sudah disiapkan saat ini seluas 30 ribu hektare (ha) di Delta Kayan, Tanjung Buka Kabupaten Bulungan, Kaltim.

Meski lahan yang disiapkan saat ini baru mencapai 30 ribu ha, namun dalam program perencanaan sudah dilakukan kajian untuk perluasan lahan hingga 60 ribu ha guna pengembangan pertanian, sehingga Kaltim bisa menjadi daerah penghasil pangan terbesar di Indonesia.

"Program ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) RI, bahkan pihak Kemenakertrans berharap program transmigrasi Kaltim berjalan seiring dengan program kemandirian pangan dan menjadikan Kaltim sebagai lumbung pangan nasional," katanya.

Keseriusan yang akan diberikan Kementerian ini adalah mendukung rencana pengembangan Delta Kayan Food Estate di Tanjung Buka, Bulungan hingga 60 ribu ha dari rencana awal yang 30 ribu ha dengan program transmigrasi yang lebih baik.

"Jika Kaltim mampu mengembangkan 'food estate' (kawasan makanan hasil perkebunan) hingga 60 ribu ha, kami yakin akan mampu menjadi lumbung pangan nasional, khususnya untuk wilayah Indonesia bagian Timur," katanya.

Sebagai kompensasi dari bentuk dukungan terhadap rencana pengembangan "food estate" di Bulungan tersebut, katanya, Kemenakertrans melalui Dirjen Penyiapan Pemukiman Transmigrasi Harry Heriawan Saleh telah datang ke Balikpapan dan berjanji menggulirkan sejumlah program.

"Janji itu adalah menyiapkan program-program ketransmigrasian di semua entitas masyarakat yang ada di lokasi 60 ribu ha tersebut, termasuk rencana pembangunan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Salimbatu di Bulungan," katanya.

Dari 30 ribu ha lahan yang saat ini dikembangkan di Delta Kayan "Food Estate" itu terdapat sekitar 1.024 ha lahan yang sudah berproduksi.

Program transmigrasi yang sudah terisi di kawasan ini sekitar 1.165 KK. Mereka tersebar di SP 1, SP 2, SP 7 dan SP 8 Tanjung Buka.

Penduduk di kawasan ini adalah para transmigran yang berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Berat, Jawa Barat, Lampung dan Banten. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita