Rabu, 23 Mei 2012
Sebanyak 25% Fasilitas Lembafa Pendidikan Di Pamekasan Rusak
Senin, 02 Mei 2011 03:39
AddThis Social Bookmark Button

Pamekasan, 2/5 (SIGAP) - Sebanyak 25 persen dari total lembaga pendidikan di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur fasilitasnya rusak.

 

"Ini yang tergolong parah dan membutuhkan perbaikan secepatnya," kata Bupati Pamekasan Kholilurrahman, seusai memimpin upacara pendidikan nasional (Hardiknas) di lapangan pendopo pemkab setempat, Senin (2/5).

Menurut Kholil, jumlah pendidikan rusak yang mencapai 25 persen ini membutuhkan perbaikan secepatnya, sehingga tidak roboh. Kebanyakan merupakan lembaga pendidikan sekolah dasar (SD).

Selain karena dimakan usia, rusaknya lembaga pendidikan ini karena faktor bencana alam.

"Kami telah melakukan pendataan melakukan skala perioritas perbaikan lembaga pendidikan yang rusak ini," kata Bupati Kholilurrahman menjelaskan.

Selain lembaga pendidikan, menurut Bupati Kholilurrahman, yang juga menjadi persoalan pendidikan di Kabupaten Pamekasan ialah pemerataan guru.

Dirinya mengemukakan, jumlah guru di Kabupaten Pamekasan sebenarnya cukup. Hanya saja, hingga kini masih terpusat di daerah tertentu, yakni di perkotaan dan belum merata hingga di perdesaan.

"Kami telah memerintahkan Dinas Pendidikan untuk segera melakukan pemerataan guru, sehingga bisa menyebar hingga di pelosok desa," katanya menjelaskan.

Khusus untuk perbaikan lembaga pendidikan rusak di Kabupaten Pamekasan, Kholil menyatakan, tidak akan bisa selesai diperbaiki hingga akhir 2011 ini.

Sebab menurut Bupati, jumlah lembaga pendidikan rusak yang membutuhkan perbaikan itu tidak sedikit. "Yang 25 persen itu hanya yang bersifat imergensi saja. Artinya yang membutuhkan perbaikan segera," kata bupati Kholilurrahman.

Dirinya memperkirakan, perbaikan lembaga pendidikan rusak, baru akan selesai pada 2012 nanti, mengingat kemampuan APBD Pamekasan minim dan jumlah pendidikan rusak tergolong banyak.

"Kalau 2011 ini kayaknya tidak memungkinkan untuk memperbaiki semua lembaga pendidikan rusak yang ada di Kabupaten Pamekasan," katanya. (laporan panji al husen/ant)

 

Arsip Berita