Rabu, 23 Mei 2012
Melalui 'Bidik Misi" Polman Babel Terima 25 Calon Mahasiswa Miskin
Senin, 02 Mei 2011 02:32
AddThis Social Bookmark Button

Sungailiat, Bangka, 2/5 (SIGAP) - Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel), selama tahun ajaran 2011 telah menerima 25 orang calon mahasiswa baru dari keluarga miskin yang berhasil lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru dengan nilai yang bagus.

Pembantu Direktur IV Polman Babel, Ardian Wahyu Setiawan di Sungailiat, Senin (2/5) mengatakan, penerimaan mahasiswa miskin sebagai tindak lanjut program beasiswa `Bidik Misi` Kemendiknas, untuk memberikan kesempatan kepada keluarga kurang untuk menempuh pendidikan tinggi.

Penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2011/2012 dalam dua kategori yaitu melalui jalur Penelusuran Minat Dan Kemampuan (PMDK) atau jalur Gelombang I pada 1 Februari hingga 8 April 2011 dan jalur Ujian Masuk Politeknik Negeri (UMPN) atau Gelombang II 16 Mei hingga 6 Juli 2011.

Pengumuman hasil ujian tertulis gelombang I pada 13 Mei 2011 di Kampus Polman Babel dan bagi yang lulus wajib mengikuti tes wawancara pada 20 Mei 2011 dan pengumuman hasil wawancara gelombang I pada 24 Mei 2011 di kampus tersebut.

Ardian menjelaskan, berdasarkan kebijakan Kemendiknas mengharuskan setiap kampus Perguruan Tinggi (PT) menerima mahasiswa miskin sebanyak 20% dari total penerimaan mahasiswa, sementara Polman Babel tahun ini menerima mahasiswa baru 125 orang.

Melalui program 'Bidik Misi' diharapkan para siswa dari keluarga miskin mempunyai kesempatan menempuh pendidikan hingga ke Perguruan Tinggi, sehingga mereka menjadi generasi muda berilmu dan berakhlak mulia untuk membangun bangsa dan negara.

"Kami menargetkan sampai tahun ajaran 2014, jumlah mahasiswa dari keluarga miskin yang belajar di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pertama di Bangka Belitung ini bisa mencapai 40 persen," katanya.

Dirinya mengatakan, setiap mahasiswa miskin yang mendapatkan beasiswa 'Bidik Misi' tidak dibebani biaya uang kuliah sejak dari semester pertama hingga semester enam (semester terakhir) dan mendapat jatah makan dan pakaian gratis termasuk uang saku` Rp600 ribu per bulan per orang.

Menurutnya, anak-anak keluarga miskin berprestasi di Bangka Belitung dapat memilih tempat pendidikan yang cocok di seluruh Indonesia sesuai keinginannya, namun pilihan utama tetap diupayakan studi di Polman Babel yang merupakan PTN pertama di provinsi itu.

Anak-anak berprestasi dari keluarga miskin yang berhak mengikuti program beasiswa `Bidik Misi` ini adalah lulusan SMA, SMK, MA dengan tahun kelulusan 2011 dan belum pernah menerima program beasiswa `Bidik Misi`.

"Usia calon mahasiswa pada saat mendaftar maksimal 21 tahun, dengan memiliki potensi akademik dan masuk dalam 30 terbaik di sekolahnya masing-masing," katanya.

Dirinya mengatakan, Polman Babel memiliki tiga program studi yaitu Teknik Perawatan dan Perbaikan Mesin, Teknik Perancangan Mekanik dan Teknik Elektronika, sementara proses belajar dilaksanakan dengan 70 persen praktik dan 30 persen teori selama 36 minggu per tahun dengan 36 jam per kuliahan per minggu.

Politeknik Manufaktur Negeri Babel bermula dari Politeknik Manufaktur Timah, sebuah institusi pendidikan tinggi yang didirikan PT. Timah, Tbk. enam belas tahun yang lalu.

Perubahan status Polman Timah menjadi Polman Babel yang berstatus negeri berdasarkan Peraturan Mendiknas No.25 Tahun 2010 tentang Pembentukan Organisasi Tata Kerja Politeknik Manufaktur Negeri Babel pada 18 Oktober 2010.

Polman Timah yang kini bernama Polman Babel sudah meluluskan lebih dari 1.400 alumni yang telah terserap berbagai sektor pekerjaan mulai dari industri nasional, perusahaan-perusahaan multinasional maupun sektor usaha mandiri atau wirausaha.

Lulusan Polman Babel tidak saja diterima di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri. Banyak dari alumni-alumni Polman bekerja di Singapura, Qatar, Arab Saudi, Australia, dan negara-negara lainnya. (laporan panji al husen/ant)

 

Arsip Berita