Rabu, 23 Mei 2012
Dishub: Pusat Anggarkan Rp67 Miliar Bangun Jalur Sumbar
Senin, 02 Mei 2011 02:23
AddThis Social Bookmark Button

Padang, 2/5 (SIGAP) - Pemerintah pusat memberikan dukungan pembangunan jalur Kereta Api (KA) Sumatera Barat (Sumbar) dengan mengalokasikan anggaran senilai Rp67 miliar.

Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Akmal, di Padang, Senin (2/5) mengatakan, pemerintah pusat telah merespons rencana Pemprov Sumbar dalam pembangunan jalur KA Duku-Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Dukungan menurut Akmal, dibuktikan dengan telah dianggarkannya dana sebesar Rp67 miliar.

Akmal menjelaskan, pemerintah pusat menyetujui pembangunan jalur KA Duku-BIM itu dalam musyawarah perencanaan pembangunan oleh para kepala daerah (gubernur, bupati, dan wali kota) di Jakarta beberapa waktu lalu.

Namun, katanya, hingga saat ini proses pengerjaan terkendala pembebasan lahan sepanjang 4,2 kilometer di jalur yang direncanakan tersebut.

Anggaran pembebasan lahan itu sebesar lima miliar bersumber dari APBD Provinsi Sumbar.

"Sekarang yang bermasalah hanya pembebasan lahan. Jika itu selesai, tentu tahun depan pembangunan jalur KA Duku-BIM bisa dimulai," katanya.

Soal penetapan ganti rugi tanah warga yang terkena proyek itu, katanya, sedang dibicarakan masyarakat Ketaping bersama tim sembilan yang terdiri atas pemerintah Padang Pariaman, tokoh masyarakat, dan pihak terkait lainnya.

Pada kesempatan lain, manajamen PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) II bersama Pemprov Sumbar akan memulai pembangunan jalur KA Duku-BIM.

Tujuannya mempermudah akses masyarakat yang hendak berangkat melalui BIM yang merupakan program jangka pendek bersamaan dengan dibukanya jalur KA Indarung-Solok untuk kereta barang.

Pada tahun yang sama, KAI juga memulai proyek rehabilitasi jalur KA yang sudah berhenti beroperasi atau dilintasi seperti Pariaman-Naras-Sungai Limau.

Saat ini KA yang beroperasi yaitu KA Reguler Sibinuang rute Padang-Pariaman sebanyak empat kali sehari.

Kereta api wisata Dang Tuanku Padang-Pariaman dua kali perjalanan pada Minggu, KA wisata Danau Singkarak, Padang Panjang-Sawahlunto.

Selain itu, KA uap "Mak Itam" Kota Sawahlunto-Muaro Kalaban hanya disewakan sebab menggunakan tenaga batu bara, KA barang Indarung-Pelabuhan Teluk Bayur yang jalurnya sepanjang 16 kilometer dengan 14 kali perjalanan membawa 20 gerbong semen curah, masing masing 30 ton. (laporan budi/ant)

 

 

Arsip Berita