Rabu, 23 Mei 2012
BMKG: Gelombang Marek-Bakauheni 0,8 Meter
Senin, 02 Mei 2011 02:10
AddThis Social Bookmark Button

Bandarlampung, 2/5 (SIGAP) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan tinggi gelombang di Perairan Merak-Bakauheni, Senin (2/5), berkisar 0,5-0,8 meter.

Cuaca berpeluang hujan di Selat Sunda bagian utara tersebut dan angin bertiup dari Tenggara ke Selatan dengan kecepatan 05-10 knot.

Di Selat Sunda bagian selatan, tinggi gelombang berkisar 1,3-2,0 meter, cuaca berpeluang hujan dan angin dari Tenggara ke Selatan dengan kecepatan 05-10 knot.

Gelombang di Selat Bangka bagian utara berkisar 0,2-0,5 meter, cuaca berawan banyak/hujan, dan angin dari Selatan ke Barat dengan kecepatan 05-10 knot.

Di Selat Bangka bagian selatan dan Selat Gelasa tinggi gelombang berkisar 0,5-0,8 meter, cuaca pun berawan banyak/hujan dan angin dari Selatan ke Barat dengan kecepatan 05-10 knot.

Sementara di Selat Bali bagian utara tinggi gelombang berkisar 0,2-0,8 meter, cuaca berpeluang hujan dan angin dari Timur ke Tenggara dengan kecepatan 04-19 knot.

Kemudian di Selat Bali bagian selatan dan Selat Badung tinggi gelombang berkisar 0,3-1,3 meter, cuaca berpeluang hujan dan angin dari Timur ke Tenggara dengan kecepatan 05-22 knot.

Gelombang 0,2-0,8 meter berpeluang di Selat Lombok bagian utara, cuaca berpeluang hujan dan angin dari Timur ke Tenggara dengan kecepatan 04-19 knot.

Sedangkan gelombang 0,3-1,3 meter berpeluang di Selat Lombok bagian selatan, cuaca berpeluang hujan dan angin dari Timur ke Tenggara dengan kecepatan 05-22 knot.

BMKG juga menginformasikan, tinggi gelombang 2,0-3,0 meter berpeluang di perairan utara dan barat Aceh, Samudera Hindia barat Sumatera, Perairan barat Lampung, Perairan Enggano.

Kemudian di Perairan selatan banten hingga Jawa Tengah, Samudera Hindia selatan Jawa, Perairan Kep. Sangihe dan Talaud, Perairan utara P. Halmahera, LautBanda,Perairan Kep. Kai dan Aru,Perairan Kep. Babar dan Kep. Tanimbar, Perairan Kep. Sermata dan Kep. Leti, dan Laut Arafuru.

Gelombang 3,0-4,0 meter berpeluang di Samudera Pasifik timur Philipina. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita