Rabu, 23 Mei 2012
Pemkot Padang Alokasikan Rp4,54 Miliar Untuk Perbaikan Puskesmas
Kamis, 28 April 2011 02:30
AddThis Social Bookmark Button

Padang, 28/4 (SIGAP) - Pemerintah Kota Padang mengalokasikan dana Rp4,54 miliar pada APBD 2011 untuk membiayai program pengadaan, peningkatan dan perbaikan sarana prasarana Puskesmas dan Puskesmas Pembantu dan jaringannya.

Walikota Padang, Fauzi Bahar dalam penjabaran nota keuangan APBD 2011 di Padang, Kamis (28/4) mengatakan, dana tersebut akan digunakan untuk membiayai enam kegiatan yang pelaksanaannya dilakukan Dinas Kesehatan dan pihak terkait lainnya.

Anggaran program pengadaan, peningkatan dan perbaikan sarana prasarana Puskesmas/Puskesmas Pembantu dan jaringannya di Padang itu bersumber daridana alokasi khusus (DAK) dalam APBD Padang 2011 dan dana pendamping dari Pemko Padang.

Enam kegiatan itu yakni, pembangunan puskesmas baru dengan anggaran Rp352,37 juta, lalu pengadaan sarana prasarana puskesmas dengan alokasikan pembiayaan sebesar Rp194,32 juta dan kegiatan rehabilitasi berat/sedang puskesmas pembantu dengan dana Rp175,52 juta.

Kemudian, kegiatan pengadaan alat-alat kedokteran dan laboratorium untuk Puskesmas/Puskesmas Pembantu dan jaringannya dialokasikan dana mencapai Rp336,42 juta.

Selanjutnya, kegiatan pengadaan obat program dan vaksin untuk Puskesmas/Puskesmas Pembantu dan jaringannya dengan dana mencapai Rp3,376 miliar.

Satu kegiatan lainnya yang dibiayai dengan dana program tersebut adalah, pembangunan pos kesehatan desa (Poskesdes) dengan dana dialokasikan sebedar Rp113,57 juta, tambahnya.

Sementara itu, dibandingkan dengan dana program pengadaan, peningkatan dan perbaikan sarana prasarana Puskesmas/Puskesmas Pembantu dan jaringannya yang dialokasikan pada 2010, maka anggaran untuk 2011 mengalami penurunan cukup besar yakni dari Rp7,54 miliar menjadi Rp4,54 miliar.

Pada 2010, kegiatan dalam program ini lebih banyak yakni tujuh dibandingkan tahun 2011 yang dilaksanakan enam kegiatan.

Tujuh kegiatan pada 2010 meliputi, pembangunan gedung puskesmas baru dengan dana Rp1,38 miliar dan kegiatan pembangunan gedung puskesmas pembantu dengan anggaran Rp1,09 miliar.

Selanjutnya, pengadaan sarana prasarana puskesmas dengan dana Rp1,001 miliar dan Rp230 juta untuk rehabilitasi sedang/berat terhadap gedung puskesmas pembantu yang rusak.

Berikutnya kegiatan pengadaan alat kedokteran dan laboratorium puskesmas dialokasikan dana Rp987,76 juta, pengadaan obat dan vaksin puskesmas dengan anggaran Rp1,999 miliar dan Poskesdes dengan anggaran disediakan Rp595,92 juta. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita