Rabu, 23 Mei 2012
Pemprov Sumbar Targetkan Produktivitas Kebun Kelapa Meningkat Hingga 2015
Rabu, 27 April 2011 08:33
AddThis Social Bookmark Button

Padang, 27/4 (SIGAP) - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menargetkan produktivitas kebun kelapa di daerah itu terus meningkat hingga 2015.

Pada 2011 produktivitas kebun kelapa Sumbar ditargetkan 1,080 ton/hektare/tahun, naik dari sebelumnya 1,078 ton/hektare/tahun, kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, dalam rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2011-2015 Sumbar di Padang, Rabu (27/4).

Dijelaskan, produktivitas tersebut ditargetkan terus meningkat pada 2012 menjadi 1,085 ton/hektare/tahun dan 1,090 ton/hektare/tahun pada 2013.

Selanjutnya, pada 2014 ditargetkan meningkat lagi menjadi 1,095 ton/hektare/tahun dan kembali naik pada 2015 menjadi 1,1 ton/hektar/tahun, tambahnya.

Total produksi kelapa Sumbar tercatat mencapai 82.748 ton/tahun dari areal kebun seluar total 91.348 hektare.

Sentra produksi kelapa di Sumbar tersebar di Kabupaten Agam dengan luas kebun mencapai 11.363 hektare, Tanah Datar (2.313 hektare), 50 kota (5.869 hektare), dan Padang Pariaman (39.065 hektare).

Kemudian, di Kabupaten Pesisir Selatan seluas 6.116 hektare, Solok Selatan (1.750 hektare), Solok (2.901 hektare), Kepulauan Mentawai (8.258 hektare), Pasaman Barat (2.825 hektare) dan Kota Pariaman seluas 2.954 hektare.

Jumlah petani kelapa di Sumbar mencapai 226.914 orang, terbanyak di Kabupaten Padang Pariaman mencapai 96.710 orang, Agam 28.408 orang petani, 50 Kota 14.623 orang, Kepulauan Mentawai 20.640 orang dan Pesisir Selatan 15.195 orang.

Hasil produksi berupa buah kelapa dipasarkan ke pasar di Sumbar, Riau dan daerah lain di Sumatera dan sebagian juga telah dipasok ke pasar tradisional di Pulau Jawa.

Selain itu, produk lain dari kelapa di Sumbar dalam bentuk kopra yang selain dipasok untuk kebutuhan pabrik minyak goreng juga untuk ekspor. Dalam beberapa tahun terakhir juga telah beroperasi pabrik santan kelapa di Sumbar dan minuman kemasan "coconut". (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita