Rabu, 23 Mei 2012
BNPB: Strategi Pengurangan Risiko Bencana Milik Kogami Jadi Acuan Nasional
Selasa, 26 April 2011 08:25
AddThis Social Bookmark Button

Padang, 26/4 (SIGAP) - Model panduan kajian risiko tsunami menggunakan tools Strategi Pengurangan Risiko Bencana (Serangan Si Bencana) yang disusun Komunitas Siaga Tsunami (Kogami) Indonesia dijadikan acuan nasional oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Ditetapkannya "Serangan Si Bencana" milik Kogami Indonesia oleh BNPB merupakan bentuk pengakuan nasional eksistensi Kogami sebagai LSM bidang pendidikan kesiapsiagaan bencana di Indonesia, kata Direktur Program Kogami, Tommy Susanto di Padang, Selasa (26/4).

Tommy menyebutkan, dalam penyusunan dan perumusan Peraturan Kepala Badan (Perkaban) tentang Panduan Kajian Risiko Tsunami di tingkat nasional, BNPB memilih model dengan tools "Serangan Si Bencana" milik Kogami Indonesia sebagai acuan di Indonesia.

Pada penyusunan Perkaban itu ada beberapa model yang dibahas dalam rapat, diantaranya yang dipakai Kogami dan LIPI. Namun, setelah perdebatan panjang, BNPB memilih model disusun Kogami yang dinilai paling cocok untuk dijadikan acuan nasional, tambahnya.

Menurut Tommy, dipilihnya panduan "Serangan Si Bencana" bukanlah tanpa alasan, karena jika melihat proses penyusunan panduan tersebut yang mengacu kepada Kesepakatan internasional tentang pengurangan risiko bencana dunia dalam "Kerangka Aksi Hyogo".

Selama ini, panduan "Serangan Si Bencana" telah digunakan KOGAMI dalam peningkatan kesiapsiagaan di tingkat masyarakat maupun pemerintah di Sumatra Barat dalam menghadapi risiko gempa dan tsunami.

Ia menambahkan, pada tingkat masyarakat, kelompok warga yang dibina Kogami berada di Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan dan Padang Pariaman telah terbentuk 12 Kelompok Siaga Bencana (KSB) dan lebih dari 50 Kelompok Siaga Bencana Sekolah (KSBS).

Sedangkan di tingkat pemerintah, panduan mitigasi bencana ini juga telah digunakan untuk merevisi Rencana Aksi Daerah Kota Padang untuk Pengurangan Risiko Bencana (RAD-PRB) pada tahun 2010.

Diharapkan dalam waktu dekat hasil revisi RAD-PRB Kota Padang tersebut telah bisa disahkan Walikota Padang, tambahnya.

Di tingkat internasional, model tools "Serangan Si Bencana" juga dipakai LSM Mercy Corp International, untuk melakukan upaya-upaya pengurangan risiko bencana di daerah program mereka.

Mercy Corps telah mengadaptasi panduan ini untuk melakukan upaya-upaya pengurangan risiko bencana melalui Program Public-Private Partnership for Disaster Management di Padang Pariaman dan Pesisir Selatan, dan pada Program Prepare Sumatera di Kabupaten Agam.

Dirinya menyebutkan, bagi Kogami dengan pemakaian tools itu oleh BNPB dan adopsi panduan tersebut oleh lembaga intenasional, menandakan visi Kogami, sebagai duta dunia membangun budaya siaga bencana telah memberikan manfaat bagi banyak orang dan lembaga. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita