Rabu, 23 Mei 2012
Kepala DPTPK: Banjir Bandang Sapu Padi Petani Di Sarolangun
Selasa, 26 April 2011 04:29
AddThis Social Bookmark Button

Jambi, 26/4 (SIGAP) - Banjir bandang akibat hujan deras yang melanda Kabupaten Saroloangun, Minggu (24/4), menyebabkan sebagian padi petani di Kecamatan Batang Asai yang sudah dipanen, tersapu banjir.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Sarolangun, Hardiono di Jambi, Selasa (26/4) mengatakan, sekitar tujuh hektare padi petani yang sudah dipanen hanyut disapu banjir bandang.

"Padi yang sudah dipanen, dan belum sempat diangkut itu hanyut disapu air banjir bandang yang datang mendadak akibat guyuran hujan deras," katanya.

Dirinya mengatakan, kendati banjir bandang itu menghanyutkan sebagian padi warga atau petani, namun tidak berdampak signifikan pada produksi beras.

Banjir bandang itu sifatnya sementara, kendati ada sebagian sawah atau padi warga yang terendam, nantinya juga masih bisa dipanen bila air sudah surut.

Dalam satu dua hari ini bila cuaca panas, katanya, maka petani akan bisa kembali memanen sisa padinya yang ada, karena tidak hanyut dan rusak.

Padi yang hanyut itu merupakan padi yang sudah dipanen yang ditumpuk di tengah sawah, itu pun yang berlokasi di bantaran sungai.

Petani di Kabupaten Sarolangun saat ini sudah memasuki musim panen, atau sebagian kecil sawah yang belum dipanen.

Kabupaten Sarolangun pada 2011 menargetkan luas tanam mencapai 15.000 hingga 16.000 hektare, dan pada musim panen pertama sudah 80 persen dilakukan.

"Dijadwalkan pada Juni musim tanam kedua sudah dilakukan, yang diawali pengolahan jerami yang kini masih menumpuk di sawah bekas padi yang dipanen," kata Hardiono. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita