Rabu, 23 Mei 2012
Sulbar Kembangkan 1.500 Hektar Hutan Kemasyarakatan
Senin, 14 Juni 2010 03:45
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 14/6 (Sigap) - Sekitar 1.500 hektare hutan kemasyarakatan dan hutan desa akan di kembangkan di wilayah Provinsi Sulawesi Barat untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya dampak pemanasan global.

Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Lariang-Mamasa, Sulbar, Ir. Abdul Rahman,  kepada Antara, mengatakan, pengembangan hutan kemasyarakatan dan hutan desa itu akan dilaksanakan di dua kabupaten yakni Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Polman.

Menurut dia, pengembangan hutan kemasyarakatan dan hutan desa itu untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat dalam mengelola hutan di Sulawesi Barat (Sulbar) untuk menambah pendapatannya tanpa melakukan perambahan.

Di samping itu, katanya, untuk menindaklanjuti keinginan pemerintah pusat supaya mamanfaatkan hutan namun tetap melestarikannya sesuai dengan rekomendasi dunia untuk langkah pencegahaan pemanasan global.

Sementara itu, Rachmat Witoelar, mantan menteri lingkungan hidup, menegaskan hutan adalah asset bangsa. “Karena itu, selayaknya upaya pelestarian hutan melibatkan masyarakat sekitar. Ini juga untuk membantu meningkatkan ekonomi masyarakat,”katanya kepada Sigap, Senin (14/6).  (laporan Sofyan Badrie)

 

Arsip Berita