Rabu, 23 Mei 2012
Petugas Puskesmas: Kesadaran Menjaga Kesehatan Warga Baduy Meningkat
Minggu, 24 April 2011 14:11
AddThis Social Bookmark Button

Lebak, 24/4 (SIGAP) - Tingkat kesadaran warga Baduy di pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten menjaga kesehatan meningkat karena mereka sudah mau berobat ke Puskesmas, klinik maupun rumah sakit apabila terserang penyakit.

"Selama ini warga Baduy sudah berani mendatangi dokter atau mantri untuk berobat apabila sakit atau digigit binatang berbisa," kata petugas Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Cisimeut, Kabupaten Lebak Maman Hasanudin, Minggu (24/4).

Dirinya mengatakan, pihaknya terus menerus memberikan penyuluhan kesehatan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) juga menjaga kebersihan lingkungan pada masyarakat Baduy untuk mencegah berbagai penyakit.

Saat ini, katanya, tingkat kesadaran masyarakat Baduy mulai tumbuh karena mereka jika sakit sudah mau berobat ke Puskesmas maupun rumah sakit.

Selain itu pihaknya juga terus melakukan pengobatan bagi warga yang terserang penyakit frambusia atau korengan yang menimpa pada bagain kulit.

Sejak ditemukan kasus frambusia 2001-2009 tercatat 94 orang dan makin berkurang. Frambusia adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh bakteri yang penularannya melalui kontak langsung.

Pencegahan frambusia dilakukan secara massal bersama petugas medis Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak.

"Kegiatan pengobatan itu dilakukan setiap tahun sekali," katanya.

Maman mengatakan penyebaran frambusia ditularkan kuman akibat buruknya PHBS warga setempat.

Sebagian besar mereka penderita warga Baduy Dalam yang tinggal di Kampung Cikeusik, Cibeo dan Cikawartana karena mereka kurang memperhatikan kebersihan lingkungan.

Maman mencontohkan, berpakaian sampai berminggu-minggu tidak diganti, mandi tidak menggunakan sabun, dan bahkan warga Baduy ketika tidur tidak beralas tikar.

"Dengan hidup tanpa bersih itu tentu sangat rawan terhadap penyebaran penyakit kulit itu," katanya.

Dia menjelaskan, pengobatan frambusia hanya dilakukan penyuntikan jenis benzetin untuk membunuh kuman-kuman pada bagian tubuhnya.

Namun, hingga kini penyakit koreng-koreng yang menyerang bagian kaki, tangan dan badan belum terbebas.

"Saya targetkan tahun 2011 ini Baduy bebas dari frambusia," ujarnya. (laporan sofyan badrie/ant)

 

Arsip Berita