Rabu, 23 Mei 2012
BMKG: Terdapat 17 Titik Api Di Riau
Minggu, 24 April 2011 13:51
AddThis Social Bookmark Button

Dumai, 24/4 (SIGAP) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Riau di Pekanbaru melaporkan saat ini terdapat 17 titik api di Sumatra.

Analisis BMKG Riau, Sanya Gautami, di Dumai, Minggu (24/4) menjelaskan, dari 17 titik api tersebut, khusus Riau terdeteksi dua "hotspot", dengan lokasi berdasarkan pantauan Satelite NOAA-18 tertanggal 24 April 2011, yakni satu di Kuantan Singingi, dan satu lainnya berada di Kabupaten Indragiri Hulu.

"Sementara intensitas hujan hampir merata diseluruh wilayah Riau, tidak terkecuali sejumlah wilayah di pesisir Riau meliputi Dumai, Rokan Hilir, Bengkalis, dan Kabupaten Kepulauan Meranti. Intensitas hujan antara ringan hingga sedang," kata Sanya.

Ia menjelaskan, hasil monitoring citra satelit awan pada dasarnya menunjukkan kondisi fisis serta dinamis atmosfir di seluruh wilayah Riau berawan.

Namun demikian, menurut dia, hingga beberapa hari kedepan, angin cendrung bertiup dari arah yang bervariasi namun dominan dari arah Timur Laut sampai dengan Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 5-25 kilometer/jam.

"Pada saat cuaca buruk kecepatan angin dapat mencapai 35 km/jam atau lebih. Kondisi ini yang sangat memungkinkan munculnya awan hitam atau awan penghujan," katanya.

Kendati demikian, menurut Sanya, hujan hanya berpeluang turun pada pagi dan malam hari dengan konsentrasi hujan diwilayah Provinsi Riau bagian tengah dan Selatan.

Sementara untuk tinggi gelombang di wilayah pesisir Riau, kata Sanya, baik Kota Dumai maupun Kabupaten Bengkalis serta Rokan Hilir hanya berkisar antara 0,5-0,75 meter.

"Kondisi ini masih layak untuk aktifitas pelayaran," katanya.

Sementara untuk wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti, menurut Sanya, tinggi gelombang pada Senin (25/4) diperkirakan akan mencapai 0,5-1,25 meter.

"Kondisi sebaiknya diwaspadai terutama bagi perahu-perahu kecil nelayan," kata Sanya Gautami.

 

Arsip Berita