Rabu, 23 Mei 2012
Dinkes Kota Jambi Fokus Tekan Penyebaran TBC
Sabtu, 23 April 2011 00:19
AddThis Social Bookmark Button

Jambi, 23/4 (SIGAP) - Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Irawati Sukandar menyatakan, pihaknya tengah berupaya fokus menekan penyebaran penyakit Tuberkulosis atau biasa disebut TBC.

"Penyakit TBC masih banyak ditemukan di Kota Jambi, untuk itu TBC menjadi salah satu target utama kami dalam upaya menekan angka penyebaran dalam tahun 2011," ujarnya di Jambi, Jumat (22/4).

Dirinya menjelaskan, terhitung triwulan pertama 2011, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jambi telah menemukan sedikitnya 130 kasus positif TBC.

Menurut Irawati, TBC termasuk penyakit menular yang bisa menyerang siapa saja. Saat seseorang mulai terkena TBC, gejala pertama adalah batuk-batuk.

"Saat pertama mungkin dikira batuk biasa, namun lambat laun bisa menjadi parah, bahkan sampai berdarah. Jika sudah parah, perlu ada penanganan khusus," jelasnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, penyebab utama TBC tergantung pada pola hidup seseorang atau keluarga. Jika pola hidup bersih bisa diterapkan, maka, angka kasus TBC serta penyebarannya bisa dikurangi atau bahkan dihilangkan sama sekali.

Sebagian pengidap TBC biasanya adalah para lanjut usia, mengingat, kondisi tubuhnya tergolong lemah. Apalagi, TBC merupakan penyakit menular yang dibawa oleh virus melalui udara maupun ludah yang dibuang sembarangan.

Irawati juga menegaskan, TBC bukan jenis penyakit keturunan.

Untuk menekan angka penyebaran TBC, Dinkes Kota Jambi telah melakukan berbagai upaya melalui program khusus kesehatan masyarakat.

Diantaranya melalui sosialisasi penanggulangan penyakit masyarakat baik TBC, flu burung, diare, demam berdarah maupun penyakit lainnya.

Dinkes Kota Jambi juga telah menyebarkan obat khusus penanggulangan TBC di 20 Puskesmas di daerah itu dan bisa diperoleh masyarakat secara gratis.

Berdasarkan data di Dinkes Kota Jambi, target kasus yang diperkirakan hingga semester pertama 2011 mencapai 869 kasus. Sementara pada 2010 ditemukan 555 kasus positif TBC. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita