Rabu, 23 Mei 2012
Pemkot Pekalongan Terjunkan Petugas Persepit Populasi Ulat Bulu
Jumat, 22 April 2011 10:17
AddThis Social Bookmark Button

Pekalongan, 22/4 (SIGAP) - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, terus mempersempit penyebaran populasi ulat bulu dengan menerjunkan petugas dari dinas pertanian dan lembaga pemberdayaan masyarakat setempat untuk melakukan pemberantasan.

Wali Kota Pekalongan Basyir Achmad di Pekalongan, Jumat, mengatakan, untuk mengantisipasi penyebaran serangan ulat bulu agar tidak meluas, pemkot akan berkoordinasi dengan pejabat kecamatan dan kelurahan.

Selain itu, kata dia, masyarakat juga diminta memberikan informasi jika wilayahnya terserang ulat bulu agar pemkot segera mengambil langkah cepat untuk melakukan pemberantasan.

"Kami telah meminta pada pihak kecamatan dan kelurahan serta dibantu dari dinas pertanian untuk melakukan pemberantasdan serangan ulat bulu agar tidak meluas dan berkembang biak," katanya.

Basyir Achmad mengatakan, kendati serangan ulat bulu merupakan fenomena alam namun masyarakat diharapkan bisa berkerja sama untuk memberantas ulat bulu agar populasinya tak meluas.

"Serangan ulat bulu memang tidak berbahaya namun keberadaan binatang yang menimbulkan gatal-gatal ini akan mengusik kenyamanan tubuh manusia," katanya.

Sejumlah kelurahan yang terserang ulat bulu tersebut, yaitu Kebulen Kecamatan Pekalongan Barat, Kandang Panjang, Panjang Baru, dan Pabean Kecamatan Pekalogan utara. (laporan budi/ant)

 

Arsip Berita