Rabu, 23 Mei 2012
Ippkindo Lakukan Penanaman Pohon Warnai Hari Bumi
Jumat, 22 April 2011 10:08
AddThis Social Bookmark Button


Banda Aceh, 22/4 (SIGAP) - Masyarakat yang tergabung dalam Ikatan Pemberdayaan Pedagang Kecil Indonesia (Ippkindo) melakukan penanaman pohon dan membersihkan pantai di kawasan Pusong, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, pada peringatan Hari Bumi se Dunia, Jumat (22/4).

Aksi penanaman pohon jenis Trembesi dan juga pembersihan pinggir pantai yang bertema "Mari Melestarikan Lingkungan Melalui Semangat Gotong Royong" tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya dan anggota Muspida setempat.

Suaidi pada kesempatan itu mengajak warga Kota Lhokseumawe dan juga semua elemen yang ada untuk giat melakukan penanaman pohon dalam upaya menjaga lingkungan tetap asri dan hijau.

Dirinya juga mengharapkan masyarakat senantiasa melakukan gotong royong untuk menjaga lingkungan secara kontinyu, karena dengan cara itu selain membuat lingkungan tetap bersih juga dapat mempererat tali silaturahmi antar sesama warga.

Ketua DPC Ippkindo Kota Lhokseumawe Tajuddin mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan itu merupakan sebagai tanggungjawab serta peran serta untuk menjaga lingkungan supaya tetap bersih dan hijau.

Sementara itu, pada waktu yang sama Gerakan Masyarakat Peduli Lingkungan (Gampang) melakukan orasi tentang pentingnya menjaga bumi dari kemusnahan.

Aksi yang dilakukan oleh belasan massa yang mengatasnamakan Gampang tersebut dilakukan di bundaran Simpang Jam, Kota Lhokseumawe.

Dalam orasinya, mereka mengatakan, bumi diambang kehancuran apabila tidak dijaga dengan baik. Dimana telah terjadi peningkatan suhu udara akibat menipisnya lapisan ozon dan peningkatan kadar CO2, sehingga uap air yang bertahan di udara menjadi sangat sedikit yang berarti curah hujan juga sangat sedikit.

Bahkan disebutkan, akibat dari itu semua, dalam seperempat abad ke depan diperkirakan oleh para ahli, hasil pertanian menjadi berkurang, kehidupan flora dan fauna juga terancam. Sebanyak 137 jenis tanaman, hewan dan serangga hilang setiap harinya.

Aksi yang dilakukan oleh massa dari Gampang tersebut, selain dengan berorasi juga membagikan selebaran tentang pentingnya menjaga bumi dari kehancuran yang dibagikan kepada para pengguna jalan. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita