Rabu, 23 Mei 2012
BNI Syariah Beri Kemudahan Kreditur Korban Merapi
Kamis, 21 April 2011 06:56
AddThis Social Bookmark Button

Sleman, 21/4 (SIGAP) - BNI Syariah memberikan kemudahan bagi para kreditur korban bencana erupsi Gunung Merapi yang akses usahanya mati sehingga menyulitkan mereka dalam membayar kewajiban angsuran.

"Kemudahan yang kami berikan ini berupa penundaan pembayaran angsuran sampai kreditur benar-benar pulih perekonomiannya," kata Direktur Utama PT Bank BNI Syariah Rizqullah usai pemberian bantuan untuk sekolah dasar di SD Watuadeg, Wukirsari, Cangkringan, Rabu (20/4).

Menurut Rizqullah, kredit macet di BNI Syariah yang diakibatkan bencana erupsi Gunung Merapi mencapai Rp2,5 miliar yang berasal dari delapan kreditur dengan jumlah pinjaman bervariasi.

"Akan ada penjadwalan ulang pembayaran kredit untuk korban erupsi Gunung Merapi, pembayaran ini akan kami sesuaikan dengan kondisi masing-masing kreditur, pembayaran bisa ditangguhkan, yang penting adalah komunikasi dengan BNI Syariah," katanya.

Dirinya mengatakan, penangguhan ini diberikan sampai kondisi perekonomian korban pulih dan bisa memenuhi kewajibannya.

"Saat ini ada satu kreditur yang sudah mulai membayar pengangsuran pascapenjadwalan ulang pada Desember 2010. Rata-rata, kreditur meminta penangguhan pembayaran hingga 12 bulan," katanya.

Rizqullah mengatakan, BNI Syariah tidak membuka program khusus pembiayaan untuk korban bencana erupsi Gunung Merapi.

"Namun kami tetap membuka peluang kepada seluruh masyarakat untuk mengajukan kredit pinjaman. Jika memang memenuhi persyaratan, tentu akan kami dukung," katanya.

Sementara bantuan yang diberikan untuk pendidikan masing-masing dua unit komputer untuk SD Negeri Watuadeg, Desa Wukirsari, SD Negeri Umbulharjo, SD Negeri Srunen, SD Negeri Bronggang Baru dan SD Negeri Batur.

Selain itu BNI Syariah juga memberikan bantuan bagi siswa kurang mampu berupa uang pendidikan sebesar Rp500 ribu per siswa. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita