Rabu, 23 Mei 2012
Perusahaan IT "IMB" Tawarkan Solusi Atasi Kemacetan di Indonesia
Kamis, 21 April 2011 05:15
AddThis Social Bookmark Button

Surabaya, 21/4 (SIGAP) - Perusahaan teknologi informasi IBM menawarkan solusi utuk mengatasi kemacetan di sejumlah kota besar di Indonesia karena permasalahan tersebut dinilai sangat mengganggu pergerakan ekonomi nasional.

"Selain itu, kemacetan ikut mengurangi minat penanam modal yang ingin menginvestasikan dananya di Tanah Air," kata Presiden Direktur IBM Indonesia, Suryo Suwignjo, dalam rilisnya, di Surabaya, Kamis (21/4).

Suryo mengatakan, berbagai strategi yang didesain tersebut sengaja dirancang agar sistem transportasi di berbagai kota di penjuru Nusantara semakin efisien. Sementara itu, program mengurangi kemacetannya terkait perayaan hari jadi ke-100 perusahannya.

"Untuk menerapkan solusi tersebut, kami meminta para pakar di perusahaan ini agar mengembangkan sebuah pandangan holistik terhadap sistem transportasi dan sebuah peta perjalanan yang realistis mengatasi masalah kemacetan," ujarnya.

Salah satunya, ungkap dia, diberlakukan di Jakarta dengan menggunakan IBM "Smarter Transport Maturity Model". Tim yang memakai sistem tersebut diberi nama "IBM Executive Service Corps" dan ditargetkan menganalisa kondisi transportasi saat ini.

"Bahkan, mengembangkan rencana yang sudah ada sekaligus mewujudkan visi Jakarta supaya memiliki sistem transportasi lebih pintar," katanya.

Terkait pemilihan penerapan sistemnya di Jakarta, ia menilai, Ibu Kota Indonesia tersebut merupakan kota yang memiliki prestasi baik dalam mengimplementasikan program untuk meningkatkan kualitas hidup warganya.

"Setelah Jakarta, kami siap melakukan hal serupa dan menciptakan peta perjalanan lebih pintar di kota - kota lain di Indonesia," katanya.

Mengenai keanggotaan tim yang bertugas mengurangi kemacetan itu, ulas dia, terdiri dari lima eksekutif IBM yang berasal dari Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis.

"Mereka memulai tugasnya di Jakarta (20/4) dan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah DKI Jakarta, serta pemuka masyarakat agar dapat lebih memahami ragam tantangan transportasi di sana," katanya.

Sementara itu, lanjut dia, program "IBM Executive Service Corps" adalah bagian kegiatan kemanusiaannya yaitu "Corporate Service Corps" yang dikenal sebagai Korps Perdamaian versi korporasi. Tujuannya, memberikan dampak langsung di 20 negara.

"Bahkan, lebih 100 tim dan 1.000an karyawan kami yang ahli di bidang teknologi, penelitian ilmiah, pemasaran, keuangan, dan pengembangan bisnis telah ditugaskan melalui kegiatan itu," katanya. (laporan budi/ant)

 

Arsip Berita