Rabu, 23 Mei 2012
Bappeda: PNPM Pisew Disarankan Bangun Daerah Perbatasan
Selasa, 19 April 2011 04:26
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 19/4 (SIGAP) - Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PNPM-PISEW) di Provinsi Bengkulu disarankan lebih berkonsentrasi membangun berbagai fasilitas daerah perbatasan bagi kemajuan wilayah itu.

Kepala Bappeda Provinsi Ir HM Nashsyah di Bengkulu, Selasa (19/4) mengatakan, desa wilayah perbatasan khususnya antara provinsi kondisinya sangat memprihatinkan dan ke depan perlu mendapat perhatian khusus.

Saat ini sudah dimulai oleh tim PNPM Pisew di Kabupaten Kaur berbatasan dengan Provinsi Lampung dan Kabupaten Mukomuko berbatasan dengan Sumatera Barat dan perbatasan Bengkulu-Lubuk Linggau, sumsel belum dilakukan.

Dirinya mengharapkan para aparatur dan tim fasilitator tingkat kabupaten dan kecamatan lebih berinovasi dalam menerapkan program ini pada masyarakat, sehingga pembangunan sarana dan fasilitas desa pada perbatasan adan peningkatan.

Tim tersebut selalu koordinasi dengan dinas terkait seperti Pekerjaan Umum (PU), Kesehatan, Pendidikan hingga Pertanian karena lembaga tersebut juga mempunyai program pada PNPM Pisew dan sudah berjalan sejak tiga tahun lalu.

Dirinya juga mengharapkan Tim tetap berkoordinasi dengan Pembangunan infrastruktur sosial seperti jalan dan jembatan membantu menunjang bidang pertanian, bahkan akan diagendakan mendukung kegiatan perkebunan karena banyak juga warga menggantungkan hidup pada sektor itu.

"Kami akan mengusulkan agar program ini juga diterapkan pada kabupaten pemekaran, seperti Bengkulu Tengah karena banyak manfaat bisa diambil dari program tersebut," tambah Nasysah yang juga koordinator PNPM Provinsi Bengkulu.

Sementara itu, Kabid Sosial dan Budaya Bappeda Provinsi Bengkulu Drs Z Arifin Kadar mengungkapkan, baru empat kabupaten di Bengkulu mendapatkan program PNPM Pisew dan telah berjalan baik.

Ke empat kabupaten itu adalah Rejang Lebong dengan lima kecamatan menjadi konsentrasi pembangunan yaitu di Kecamatan Sindang Beliti Ilir, Sindang Beliti Ulu, Binduriang, Sindang Dataran dan Bermani Ulu Raya.

Program PNPM-Pisew di Kabupaten Kaur meliputi Kecamatan Muara Tetap, Kaur Tengah, Luas, Muara Sahung, dan Semidang Gumay, Kabupaten Mukomuko di Kecamatan Malin Deman, Air Rami, Teramang Jaya, Sungai Rumbai, Selagen Raya, Penarik, XIV Koto, Air Dikit, V Koto dan Air Majunto.

Sedangkan PNPM-Pisew di Kabupaten Lebong pada Kecamatan Bingin Kuning, Topos/Juru Kalang, Lebong Sakti, Pinang Pelapis, Amen/Margo Amen, Uram Jaya dan Suku Sembilan.

Alokasi dana PNPM PISEW pertahun tiap kabupaten tersebut dianggarkan untuk Kabupaten Rejang Lebong Rp9,5 miliar, Lebong Rp12,5 miliar, Kaur Rp9,5 miliar, dan Mukomuko Rp17 miliar, dana masing-masing kabupaten itu dicairan rutin sejak tiga tahun terakhir.

Untuk dukungan Penganggaran Administrasi Proyek (PAP) pemerintah daerah pada 2011 Rp3,087 miliar berasal dari Bappeda Rp2,6 miliar, Dinas PU Rp1,5 miliar dan Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Rp144 juta, katanya. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita