Rabu, 23 Mei 2012
Korban Banjir Lahar Merapi Tinggalkan Pengungsian
Sabtu, 16 April 2011 07:31
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 16/4 (SIGAP) - Para korban banjir banjir lahar Gunung Merapi, warga Dusun Candi, Desa Sirahan, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu, meninggalkan tempat pengungsian di Balai Desa Tersan Gede.

Kepala Desa Tersan Gede, Luqman Akhmadi, di Magelang, Sabtu (16/4) menyebutkan, warga Candi yang mengungsi di balai desa setempat sebanyak 60 keluarga terdiri atas 154 jiwa.

Dusun Candi salah satu wilayah di Desa Sirahan yang menjadi korban banjir lahar. Daerah tersebut di timur aliran Sungai Putih. Jika tanggul di SMK Negeri Salam jebol, aliran air dan material Merapi akan mengalir di sebelah timur Dusun Candi sehingga dusun itu terkepung banjir.

"Pengungsi di balai desa telah kembali ke rumah masing-masing pada Sabtu pagi atas kemauan mereka sendiri, mungkin karena sudah jenuh tinggal di pengungsian. Namun kami selalu siap menerima mereka kembali jika di dusunnya terjadi banjir," katanya.

Selain di balai desa, katanya, sejumlah warga Desa Sirahan mengungsi di beberapa rumah warga Desa Tersan Gede dengan kebutuhan logistik selama ini dipasok dari posko balai desa.

"Mereka kebanyakan tinggal di rumah saudaranya, tetapi juga mendapat jatah logistik dari pemerintah," katanya.

Dirinya juga mengatakan, kepulangan pengungsi dari balai desa itu, sedikit merepotkan petugas posko, terutama menyangkut administrasi dan logistik mereka yang tinggal di rumah warga.

"Selama ini kebutuhan logistik mereka menjadi satu dengan pengungsi yang tinggal di balai desa. Kalau nanti ada donatur yang mau menyumbang kami kesulitan untuk menunjukkan keberadaan mereka, apalagi kalau siang hari karena tidak tentu berada di pengungsian," katanya.

Luqman menyebutkan, pengungsi yang tinggal di rumah warga sebanyak 20 keluarga terdiri atas 72 warga.

Selain itu, sekitar 300 jiwa pengungsi lainnya menempati tenda di Desa Tersan Gede dengan pemenuhan kebutuhan logistik diurusi Desa Sirahan bersama Gerakan Pemuda Ansor.

Seorang pengungsi di Balai Desa Tresan Gede, Mursidah, mengatakan, warga ingin segera pulang karena daerahnya diperkirakan sudah aman dari kemungkinan bahaya banjir lahar susulan.

"Namun kalau nanti masih terancam banjir kami akan mengungsi ke sini lagi," katanya. (laporan roesman/ant)

 

Arsip Berita