Rabu, 23 Mei 2012
Pacitan : Pedagang Sayur Keliling Protes Kenaikan Bahan Pokok
Sabtu, 12 Juni 2010 07:27
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 12/6 (Sigap) - Sejumlah pedagang sayur keliling di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Jumat, memprotes kenaikan harga bahan pokok selama beberapa hari terakhir.

Protes itu dilakukan dengan cara memarkir sepeda dan sepeda motor mereka di halaman dan pintu Pasar Minulyo. Meskipun hanya beberapa menit, aksi mereka menarik minat warga yang hendak berbelanja ke pasar itu.

Andi, salah satu pedagang sayur keliling, mengatakan, kenaikan sayur dan bahan pokok itu para pedagang di dalam pasar yang sengaja mempermainkan harga.

"Jika mereka menjual dengan harga tinggi, bagaimana kami bisa menjual ke pelanggan? Padahal kami selalu kulakan di dalam pasar," katanya.

Keresahan para pedagang sayur keliling itu sudah terlihat sejak Jumat dinihari. Mereka yang biasanya kulakan sayur di dalam pasar tiba-tiba melakukan boikot di pintu masuk dan halaman pasar.

Tak satupun yang terlihat melakukan transaksi. Beberapa saat kemudian mereka membubarkan diri. Namun sejumlah pedagang mengatakan, aksi serupa akan kembali mereka dengan dengan mengerahkan massa lebih banyak.

"Kami menuntut pemerintah segera turun tangan mengatasi krisis ini. Jika tidak, kami akan melakukan demo besar-besaran," kata Andi.

Tidak ada penjelasan resmi penyebab kenaikan harga sayur dan sejumlah komoditas pangan di Kabupaten Pacitan selama beberapa hari terakhir.

Ia menyebutkan, harga daging ayam potong yang sebelumnya hanya Rp20 ribu perkilogram, kini menjadi Rp25 ribu perkilogram.

"Kangkung dan bayam yang biasanya cuma Rp500 perikat. Sekarang naik tiga kali lipat. Ini apa-apaan coba?," kata Wiwik, pedagang lainnya.(laporan wa prasetia/ant)

 

Arsip Berita