Selasa, 22 Mei 2012
Dinas Kominfo: Biak Terima Bantuan 12 Warnet Dari Kementerian Kominfo
Senin, 11 April 2011 02:34
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 11/4 (SIGAP) - Kabupaten Biak Numfor, Papua pada Tahun Anggaran 2011 mendapat bantuan 12 unit fasilitas warung internet (warnet) dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia.

Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Pemerintah Kabupaten Biak, Salmon Yensenem, di Biak, Senin (11/4) mengatakan, bantuan itu dialokasikan untuk Kabupaten Biak Numfor 11 unit dan kabupaten pemekaran Supiori 1 unit.

Peralatan 12 unit warnet bantuan pemerintah pusat itu, katanya, hingga saat ini masih dalam perjalanan ke Biak.

"Saya harapkan dalam waktu dekat fasilitas teknologi internet telah terpasang," katanya.

Salmom mengatakan, 1 unit warnet jatah kabupaten pemekaran Supiori sesuai rencana pada 2011 akan dipasang di wilayah Distrik Supiori Timur.

Jika dibandingkan dengan bantuan serupa pada 2010, katanya, Kabupaten Biak Numfor dan Supiori mendapatkan dukungan fasilitas 21 unit warnet guna menjangkau pengembangan internet masuk kampung.

Selama Tahun Anggaran 2010-2011, katanya, Pemkab Biak mendapat bantuan perangkat komputer dan warnet dari Kementerian Kominfo "Warnet yang disiapkan pemerintah di ibukota distrik atau kecamatan diharapkan bermanfaat bagi masyarakat dan pelajar setempat untuk mendapatkan akses informasi dan pengetahuan melalui fasilitas warung internet," katanya.

Sejak pemberlakukan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Dinas Informasi dan Komunikasi Pemkab Biak terus meningkatkan kinerja utama terkait dengan pelayanan publik dan penyediaan teknologi berbasis internet hingga kampung dan distrik.

SIGAP mencatat, manfaat Internet sekarang sudah dapat dirasakan oleh berbagai kalangan. Manfaat Internet sebagai salah satu media terbesar di dunia bisa digunakan sebagai pendorong majunya pendidikan masa depan.

Teknologi internet hadir sebagai media yang multifungsi. Komunikasi melalui internet misalnya, dapat dilakukan secara interpesonal, baik e-mail dan chatting atau secara masal, yang dikenal one to many communication (misalnya mailing list).

Teknologi internet juga menunjang pelajar yang mengalami keterbatasan ruang dan waktu untuk tetap dapat menikmati pendidikan. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita